- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Soal Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan di Kutim, Legislator Kaltim ini Memberikan Tanggapan

Keterangan Gambar : Anggota komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Agiel Suwarno.
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Agiel Suwarno Memberikan tanggapannya terkait pembangunan Pelabuhan Kenyamukan di Kutai Timur, yang dinilainya akan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Menurut Agiel Suwarno Pembangunan proyek Pelabuhan Kenyamukan ini, sudah dimulai sejak tahun 2012.
"Proyek ini sudah mulai dibangun sejak tahu 2012 dimana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim telah menganggarkan Rp120 miliar untuk pembangunan pelabuhan Kenyamukan tersebut dengan menggunakan sistem Multi Years Contract," Ungkap Agiel Suwarno, Beberapa waktu lalu.
Baca Lainnya :
- Hamas Menyinggung Pemenuhan Kebutuhan Dasar Pendidikan di Kaltim Masih Minim0
- Disinggung Mengenai Pengembangan Atlet di Kaltim, Ini Tanggapan Salehuddin0
- Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Minta Literasi Digital Diberikan Kepada Masyarakat0
- Jahidin Dorong Adanya Pengkajian Secara Ilmiah Terkait Pemanfaatan Air Bekas Void PT Indominco0
- Veridiana Sampaikan Kondisi Infrastruktur di SMA 1 Long Pahangai 0
Agiel juga menilai bahwa pelabuhan itu memiliki fungsi penting bagi warga Kutim, terutama untuk mempermudah akses transportasi laut dan kebutuhan logistik masyarakat lokal.
"Saya yakin jika pelabuhan tersebut telah rampung maka otomatis akan mempermudah distribusi kebutuhan pokok dan material masyarakat. Khususnya mempermudah distribusi logistik dari luar daerah ke Kutim, Bontang, dan Berau," terangnya.
Lebih lanjut, Agiel Suwarno juga mengatakan, bahwa wilayah perairan di Pelabuhan Kenyamukan sebagai salah satu Tol Laut Jalur VIII dan masuk kategori proyek strategis nasional. Dimana hal tersebut telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo sejak tahun 2017.
“Letaknya sangat strategis, yakni masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia II maka akan mempermudah distribusi kebutuhan pokok dan material masyarakat setempat,” terangnya.
Politikus PDI-P ini juga menuturkan Pelabuhan tersebut juga akan menjadi Ikon baru bagi kabupaten Kutim, dan tentunya akan berdampak secara positif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga ia berharap agar pengerjaan pelabuhan tersebut segera rampung sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.
“Meskipun proses pengerjaannya lumayan lama tapi kita berharap pengerjaannya bisa segera rampung dan beroperasi sesuai target,” pungkasnya. (Adv)










.jpg)
