- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
SKOI Kaltim Alami Penurunan Prestasi, Dispora Kaltim Rencanakan Pengambilalihan Pengelolaan
Analognews.id, Samarinda - Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim, yang berdiri pada tahun 2011 dan sebelumnya berada di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, kini mengalami penurunan prestasi atlet sejak pengalihan kewenangannya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim pada tahun 2017.
Pada awalnya, SKOI Kaltim berhasil melahirkan banyak atlet muda berbakat dan berprestasi. Namun, setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 Tahun 2017 tentang pedoman pembentukan dan klasifikasi cabang dinas dan unit pelaksanaan teknis, pengelolaan SKOI dialihkan ke Disdikbud Kaltim, yang lebih fokus pada aspek pendidikan.
Baca Lainnya :
- Pembangunan Fasilitas Olahraga di Kaltim: Dispora Siapkan Barcode Pengaduan untuk Masyarakat0
- Hari Kedua Piala Gubernur Kaltim 2024: Berikut Klasemen Sementara Dan Top Skor Para Pemain U13 Grup 0
- Dispora Mendorong Peningkatan Partisipasi dan Kepemimpinan Pemuda Lewat Program Inovatif0
- Gedung Lama Dispora Kaltim Akan Diubah Menjadi Fasilitas Pendidikan dan Asrama Atlet0
- Dispora Kaltim Persiapkan Hotel Atlet untuk Masyarakat, Menanti Pergub0
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, penurunan prestasi atlet SKOI terjadi karena pendekatan yang diterapkan oleh Disdikbud kurang mendukung pencapaian prestasi olahraga. “Atlet yang ada di SKOI selama dipegang Disdikbud, itu kurang berprestasi,” ugkapnya.
Rasman menambahkan bahwa konsep pembelajaran yang lebih menekankan pada pendidikan daripada olahraga prestasi menjadi faktor utama. Dengan demikian, Dispora Kaltim berencana untuk kembali mengambil alih pengelolaan SKOI agar bisa mengubah kerangka pembelajaran yang lebih berfokus pada peningkatan prestasi olahraga.
“Jadi memang salah satu kajian kita saat ini adalah SKOI itu memang sudah harus kita ambil alih. Karena harusnya 30 persen di pendidikan dan 70 persen di olahraga,” tegasnya.
Rencana pengambilalihan ini diharapkan dapat mengembalikan fokus utama SKOI sebagai tempat pengembangan atlet berprestasi, dengan kurikulum yang lebih berorientasi pada olahraga prestasi, guna mencetak generasi atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Adv).










.jpg)
