- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Sinergi Reforma Agraria Jadi Fokus Utama Pemkab Kukar

Keterangan Gambar : Asisten 1 Sekkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat beserta jajarannya.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Gerakan sinergi Reforma Agraria Nasional menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam upaya pemerataan struktur penguasaan tanah.
Acara puncak gerakan ini, yang dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Taufik Hidayat, menandai langkah serius pemerintah dalam mengatasi isu agraria.
Kepala ATR/Badan Pertanahan dan Agraria Kukar, Aag Nugraha, dan sejumlah kepala OPD terkait turut serta dalam acara yang berlangsung di Kantor Bupati Kukar, Senin (22/4/2024).
Baca Lainnya :
- Sunggono: Kukar Siap Jadi Tuan Rumah Latsitarda Taruna Akmil Tingkat IV0
- Sekda Kukar Minta Pegawai Tingkatkan Kinerja Pasca Libur Lebaran0
- Percepatan Pembangunan Kantor Kelurahan Maluhu, Langkah Maju Pelayanan Publik Tenggarong 0
- Strategi Camat Tenggarong Menarik Masyarakat Berbelanja ke Pasar Lapangan Pemuda0
- Rp 50 Miliar Dikucurkan Pemkab Kukar untuk Jalan Kota Bangun Darat0
"Reforma agraria adalah upaya kita untuk menciptakan struktur penguasaan tanah yang lebih adil bagi seluruh rakyat," ungkap Taufik.
Dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun tentang percepatan pelaksanaan reforma agraria, pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan konflik agraria dan memperkuat pemberdayaan ekonomi subjek reforma agraria.
"Ini adalah bagian dari strategi kami untuk mencapai ekonomi yang berkeadilan," tambah Taufik.
Puncak acara ditandai dengan pembacaan ikrar bersama yang menegaskan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui reforma agraria.
Acara ini juga diakhiri dengan pemasangan puzzle gerakan sinergi Agraria Nasional oleh para pemangku kepentingan, sebagai simbol dari upaya bersama dalam mewujudkan reforma agraria yang adil dan berkelanjutan. (Adv)










.jpg)
