- SATRIA Hadir di Bontang, Jadi Ruang Digital Informatif dan Ramah Anak
- Neni Minta Orang Tua Awasi Ruang Digital Anak, Jangan Biarkan Smartphone Tanpa Kontrol
- Agus Haris Sebut Pemkot dan KONI Saling Membutuhkan, Pembinaan Atlet Harus Diperkuat
- APBD 2027 Tertekan, Neni Perketat Belanja Pemkot Bontang
- RAPBD 2027 Bontang Tembus Rp2 Triliun, Neni Ungkap Ada Kurang Bayar DBH Rp402,58 Miliar
- Pemkot Bontang Dorong Penanggulangan TB Jadi Bagian dari Pelayanan Publik
- Agus Haris Desak PLN Hentikan Pemadaman Bergilir di Bontang
- Pemkot Bontang Siapkan Integrasi Program Mengaji ke Wajar 19.00-21.00
- Pemkot Bontang Kaji Skema Tambahan Guru Ngaji Berbasis Jumlah Murid
- 15.410 KK di Bontang Terima Bantuan Beras Selama Tiga Bulan
SATRIA Hadir di Bontang, Jadi Ruang Digital Informatif dan Ramah Anak

Analognews.id, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat upaya mewujudkan Kota Layak Anak melalui inovasi berbasis digital. Salah satunya dengan menghadirkan SATRIA (Saatnya Terhubung, Informatif, dan Ramah Anak), aplikasi berbasis web yang diinisiasi DP3AKB Kota Bontang bersama PT KNI.
Pengembangan SATRIA dibahas dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat UPTD, Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AKB Bontang, Hartoni.
Dalam kegiatan itu, Trully Tisna Milasari memaparkan sejumlah fitur dan pengembangan SATRIA. Di antaranya mekanisme admin, pengelolaan informasi, fitur curhat, hingga galeri sosok.
Baca Lainnya :
SATRIA dirancang sebagai ruang digital yang mudah diakses anak untuk memperoleh informasi secara tepat, informatif, interaktif, dan ramah anak. Kehadiran platform ini juga diharapkan dapat memperkuat keterlibatan anak dan kelompok muda dalam upaya perlindungan anak.
Melalui SATRIA, kelompok anak dan kelompok muda didorong mengambil peran sebagai pelopor dan pelapor. Artinya, anak tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat berkontribusi dalam menyampaikan aspirasi, informasi maupun persoalan yang berkaitan dengan lingkungan mereka.
Pengembangan platform tersebut sekaligus menjadi langkah awal DP3AKB dalam menyiapkan perwakilan dari masing-masing bidang agar pengelolaan informasi dapat berjalan secara terkoordinasi.
Dengan hadirnya SATRIA, Pemkot Bontang berharap ruang digital bagi anak semakin terbuka dan dapat menjadi sarana komunikasi yang aman sekaligus mendukung pemenuhan hak-hak anak.
Inovasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem perlindungan anak yang tidak hanya berlangsung di lingkungan keluarga dan sekolah, tetapi juga menjangkau ruang digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak Bontang.










.jpg)
