- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Sapto Setyo Pramono: Politik yang Baik Kunci Kesejahteraan Sosial Masyarakat

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, menegaskan bahwa kualitas politik yang baik menjadi cerminan kesejahteraan sosial masyarakat.
Pernyataan itu disampaikannya usai mengikuti kegiatan penguatan demokrasi daerah bertema “Keterkaitan Politik dan Kesejahteraan Sosial” di Hotel Royal Park Samarinda, Rabu (30/7/2025).
Menurut Sapto, politik dan kesejahteraan sosial tidak bisa dipisahkan. Kualitas politik yang baik akan mendorong terwujudnya kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Baca Lainnya :
- Komisi II DPRD Kaltim Soroti Kebakaran di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda0
- Kasus Pembunuhan Aktivis Lingkungan di Paser Jadi Sorotan DPRD Kaltim0
- Beras Oplosan Premium Palsu Marak di Kaltim, DPRD Desak Pengawasan Pangan Diperketat0
- Babulu Terabaikan, DPRD Kaltim Desak Infrastruktur Pertanian Jadi Prioritas0
- Ancaman Prostitusi di Sekitar IKN, DPRD Kaltim Minta Pengawasan Sosial Diperketat0
"Ketika kita bicara kesejahteraan sosial, maka kita akan lihat juga politik," ujar Sapto.
Ia menambahkan, perpolitikan yang dijalankan oleh sumber daya manusia berkualitas dan mampu menerapkan prinsip berbangsa dan bernegara dengan baik akan menghasilkan kebijakan yang bermartabat dan berdampak positif bagi masyarakat.
Sapto menekankan pentingnya etika dalam berpolitik. "Kalau politiknya enggak bagus, bagaimana kita mau mendapatkan kesejahteraan sosial yang bagus?" tanyanya.
Ia juga mengimbau pemerintah pusat untuk membuat kebijakan berwawasan politik sesuai Permendagri Nomor 36 Tahun 2010. Selain itu, pendidikan politik sebaiknya diperkenalkan sejak dini di jenjang SMP dan SMA, bukan hanya di bangku perkuliahan. Pendidikan politik ini harus aplikatif, bukan sekadar teori.
"Masyarakat harus tahu apa itu politik, bagaimana berpolitik yang beretika, dan bagaimana politik digunakan untuk menciptakan kesejahteraan sosial," tegasnya.
Sapto menekankan, politik ibarat pisau: bila digunakan oleh koki, ia berguna untuk memotong sayuran atau daging; bila digunakan oleh penjahat, bisa menimbulkan kerugian atau bahaya.
Ia juga menyoroti minimnya pendidikan politik bagi mahasiswa dan pentingnya kegiatan penguatan demokrasi yang diadakan DPRD Kaltim untuk mencegah antipati terhadap politik.
"Politik selama ini disuguhkan dengan drama-drama permusuhan, bukan drama-drama yang membangun bersama," keluhnya.
Sapto menegaskan pentingnya membekali generasi muda, khususnya Gen Z, dengan wawasan politik yang baik. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
