Raker KONI Kaltim Berlangsung Ricuh

By Redaksi 30 Jan 2022, 20:27:40 WIB Olahraga
Raker KONI Kaltim Berlangsung Ricuh

ANALOGNEWS.ID - Rapat kerja (raker) KONI Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung ricuh. Akibatnya, salah seorang pengurus bernama Sugeng terkena pukulan.


"Iya (dipukul), karena mulutnya menyinggung semua yang ada di ruangan, semua orang dibilang merekayasa. Untung kita sempat selamatkan. Kalau tidak, jadi bulan-bulanan dia," jelas pejabat Humas KONI Kaltim, Zulkarnain, mengutip detik.com, Sabtu (29/1/2022).

Baca Lainnya :


Zulkarnain menyebut insiden itu terjadi ketika di dalam rapat Sugeng menyebut ada rekayasa yang dilakukan oleh pengurus KONI Kaltim terkait syarat maju menjadi ketua KONI Kaltim 2022 ini.


"Dengan lantangnya dia bilang kita semua merekayasa. Menurut saya, perbedaan pendapat itu biasa, cuma cara penyampaian salah, akhirnya menyinggung perasaan orang banyak," ujarnya.


Menurut Zulkarnain, dalam pembahasan rapat kerja, syarat maju menjadi KONI Kaltim diambil dari 30 persen KONI kabupaten/kota dan 30 persen dari cabor dan badan fungsional. Itulah yang dipermasalahkan oleh Sugeng.


"Memang tidak diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), tapi kita boleh mengatur dalam tata tertib, itu yang disebut kita merekayasa," terangnya.


Terkait kisruh tersebut, pihak KONI Kaltim pun akan melaporkan Sugeng ke jalur hukum atas ucapan Sugeng saat rapat kerja dan di YouTube.


"Iya, katanya dia melaporkan kita, kita juga akan melaporkan dia karena ucapannya yang ada di YouTube, menyebut kita merekayasa," ucap Zulkarnain.


Mengutip detik.com, pihak Sugeng saat ini enggak berkomentar banyak.  


"Mohon maaf, saya mau rehat dulu, lagi pusing kepala saya dan susah ngomong," ucap Sugeng melalui pesan singkat. (Red)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.