- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pengelolaan Fasilitas Olahraga Kaltim Perlu Ditingkatkan Untuk Cegah Kerusakan

Analognews.id, Samarinda - Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Junaidi, menyoroti pentingnya pengelolaan fasilitas olahraga yang optimal di wilayah Kaltim. Ia menegaskan bahwa penanganan yang tidak tepat dapat mempercepat kerusakan fasilitas dan mengurangi manfaatnya bagi masyarakat.
“Pengelolaan yang kurang sesuai bisa berdampak buruk pada fasilitas, sehingga manfaatnya untuk olahraga jadi berkurang,” katanya, Kamis (14/11/2024).
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Siapkan Regenerasi Atlet Disabilitas untuk Prestasi Berkelanjutan0
- Kejuaraan Sepak Bola Piala Gubernur Kaltim 2024: Ajang Pencarian Bibit Muda Kaltim dengan Hadiah 50 0
- Forum Pemuda Disabilitas Kreatif: Ruang Berkreasi dan Berkarya Bagi Pemuda Disabilitas di Kaltim0
- Dispora Kaltim Aktif Adakan Kegiatan Kepemudaan untuk Mahasiswa Secara Gratis0
- Pemeliharaan dan Renovasi Fasilitas Stadion Sempaja untuk Mendukung Aktivitas Masyarakat0
Menurut Junaidi, salah satu tantangan terbesar dalam menjaga fasilitas olahraga adalah penggunaan lapangan dan area lainnya untuk acara non-olahraga, seperti upacara atau pertemuan besar. Ia menjelaskan bahwa acara-acara tersebut berpotensi merusak permukaan lapangan, yang dirancang khusus untuk kegiatan atletik.
“Lapangan olahraga itu khusus untuk atletik, bukan acara besar yang bisa merusak permukaannya,” ujarnya dengan tegas.
Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, Junaidi menyarankan agar Pemprov Kaltim menyediakan fasilitas khusus yang memang diperuntukkan bagi kegiatan non-olahraga. Langkah ini dinilai penting agar fasilitas olahraga di Kaltim tetap terjaga kualitasnya dan tidak mengalami penurunan fungsi akibat pemanfaatan yang kurang tepat.
Lebih lanjut, Junaidi juga menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap penggunaan sarana olahraga. SOP tersebut akan memastikan fasilitas digunakan dengan benar dan terpelihara lebih lama.
“Dengan pengelolaan yang tepat dan pemanfaatan fasilitas sesuai fungsinya, kami berharap Kaltim bisa terus berkembang di bidang olahraga, didukung oleh fasilitas yang terawat dan berkualitas tinggi,” pungkasnya. (Adv).










.jpg)
