Breaking News
- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Pemerintah Kembali Menaikkan Harga BBM Non Subsidi, Berikut Daftar Harga Terbaru

ANALOGNEWS.id - Pemerintah kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi perbtanggal 12 Februari 2022. Kenaikan harga BBM ini sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020.
Dilansir dari laman Pertamina.com, kenaikan harga BBM Pertamina berlaku untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kenaikan harga BBM Pertamina berbeda-beda di setiap wilayah Indonesia, yaitu berkisar Rp 1.500 hingga Rp 2.650 per liter.
Mengutip laman resmi Pertamina, kenaikan harga BBM nonsubsidi ini merupakan penerapan dari Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No 62 K/12/MRM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Penyesuaian harga ini dilakukan mengikuti perkembangan terbaru dari industri minyak dan gas.
“Tercatat, harga minyak ICP per Januari mencapai 85 USD/barel, naik sekitar 17% dari harga ICP per Desember 2021,” jelas Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting dalam keterangan resminya, Sabtu (12/2/2022).
Di DKI Jakarta, harga pertamax turbo naik menjadi Rp 13.500 per liter dari harga semula Rp 12.300. Namun, harga BBM non subsidi lainya seperti Pertamax dan Pertalite tidak mengalami penyesuaian harga, yakni masing-masing tetap dibanderol pada Rp 9.000 dan Rp 7.650 per liter.
Berikut daftar harga BBM Pertamina di seluruh SPBU Indonesia, berlaku per Sabtu, 12 Februari 2022:
– Premium (RON 88): Rp 6.450 per liter
– Pertalite (RON 90): Rp 7.650 – Rp 8.000 per liter
– Pertamax (RON 92): Rp 9.000 – Rp 9.400 per liter
– Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.500 – Rp 14.000 per liter
– Solar/Biodiesel (subsidi): Rp 5.150 per liter
– Dexlite: Rp 12.150 – Rp 12.650 per liter
– Pertamina Dex: Rp 13.200 – Rp 13.450 per liter. (*/AN)
Penyesuaian harga ini dilakukan mengikuti perkembangan terbaru dari industri minyak dan gas.
“Tercatat, harga minyak ICP per Januari mencapai 85 USD/barel, naik sekitar 17% dari harga ICP per Desember 2021,” jelas Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting dalam keterangan resminya, Sabtu (12/2/2022).
Di DKI Jakarta, harga pertamax turbo naik menjadi Rp 13.500 per liter dari harga semula Rp 12.300. Namun, harga BBM non subsidi lainya seperti Pertamax dan Pertalite tidak mengalami penyesuaian harga, yakni masing-masing tetap dibanderol pada Rp 9.000 dan Rp 7.650 per liter.
Berikut daftar harga BBM Pertamina di seluruh SPBU Indonesia, berlaku per Sabtu, 12 Februari 2022:
– Premium (RON 88): Rp 6.450 per liter
– Pertalite (RON 90): Rp 7.650 – Rp 8.000 per liter
– Pertamax (RON 92): Rp 9.000 – Rp 9.400 per liter
– Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.500 – Rp 14.000 per liter
– Solar/Biodiesel (subsidi): Rp 5.150 per liter
– Dexlite: Rp 12.150 – Rp 12.650 per liter
– Pertamina Dex: Rp 13.200 – Rp 13.450 per liter. (*/AN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpg)
