- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Pelantikan Sekda Definitif Bontang Ditarget Sebelum 1 Oktober, Tiga Nama Masuk Tahap Final
.jpg)
Analognews.id, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Pelantikan pejabat definitif ditargetkan berlangsung sebelum 1 Oktober 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa tugas Penjabat (Pj) Sekda yang memasuki masa pensiun.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan proses seleksi kini telah mengerucut pada tiga kandidat. Mereka yakni Sudi Priyanto, Sony Suwito Adicahyono, dan Much Cholis Edy Prabowo.
Ketiga nama tersebut telah disampaikan tim kepada Neni untuk selanjutnya dibahas sebelum masuk ke tahapan pengajuan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Baca Lainnya :
“Nama-namanya sudah saya terima dari tim. Setelah ini kami akan bahas dan lihat kembali masing-masing kandidat sebelum prosesnya dilanjutkan ke BKN,” ujar Neni.
Menurut Neni, tidak terdapat persoalan berarti dalam rekam jejak ketiga kandidat. Karena itu, pembahasan selanjutnya akan menjadi bagian penting sebelum menentukan nama yang diajukan dalam proses berikutnya.
Ia menegaskan penyelesaian jabatan Sekda tidak bisa ditunda terlalu lama. Pemkot Bontang harus memastikan posisi tersebut telah memiliki pejabat definitif sebelum masa tugas Pj Sekda berakhir.
“Target kami sebelum tanggal 1 Oktober sudah ada Sekda definitif, karena setelah itu masa tugas Pj berakhir sekaligus memasuki masa pensiun,” tegasnya.
Neni menyebut setelah pembahasan internal selesai, tahapan akan dilanjutkan dengan proses administrasi dan pengajuan ke BKN. Ia memastikan ketiga kandidat masih memiliki peluang yang sama dalam proses tersebut.
Selain mempertimbangkan ketentuan dan kompetensi, Neni mengatakan penentuan Sekda juga akan melihat rekam jejak masing-masing kandidat.
“Semua punya kesempatan yang sama. Kami lihat prosesnya sesuai ketentuan, termasuk rekam jejak dan kompetensinya. Siapa yang nantinya mendapat amanah, tentu itu bagian dari proses dan ketentuan Allah,” ucapnya.










.jpg)
