- Neni Tekankan Tukin Kepala OPD Berkaitan dengan Disiplin dan Tanggung Jawab Kerja
- Hadapi Tekanan Fiskal 2027, Pemkot Bontang Diminta Siapkan Skenario Anggaran
- Agus Haris Buka Turnamen Voli Antar Kelurahan, Dorong Penguatan Persaudaraan Warga Bontang
- Neni Tekankan Pejabat Fungsional Pemkot Bontang Harus Bekerja Berbasis Target dan Dampak
- Musda VI PPI Bontang Jadi Momentum Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan
- DBH Belum Jelas, Neni Soroti Terbatasnya Ruang Fiskal Pemkot Bontang
- Dana Pro RT Plus Turun Jadi Rp20 Juta, Neni Perketat Pengawasan Penggunaan Anggaran
- Pemkot Bontang Perluas Akses Angkutan Pelajar, Wilayah Terpencil Jadi Sasaran
- Pelantikan Sekda Definitif Bontang Ditarget Sebelum 1 Oktober, Tiga Nama Masuk Tahap Final
- Di Tengah Tekanan Fiskal, Neni Pastikan Perlengkapan Sekolah Gratis Tetap Berlanjut
Pelantikan Sekda Definitif Bontang Ditarget Sebelum 1 Oktober, Tiga Nama Masuk Tahap Final
.jpg)
Analognews.id, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Pelantikan pejabat definitif ditargetkan berlangsung sebelum 1 Oktober 2026, bertepatan dengan berakhirnya masa tugas Penjabat (Pj) Sekda yang memasuki masa pensiun.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan proses seleksi kini telah mengerucut pada tiga kandidat. Mereka yakni Sudi Priyanto, Sony Suwito Adicahyono, dan Much Cholis Edy Prabowo.
Ketiga nama tersebut telah disampaikan tim kepada Neni untuk selanjutnya dibahas sebelum masuk ke tahapan pengajuan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Baca Lainnya :
“Nama-namanya sudah saya terima dari tim. Setelah ini kami akan bahas dan lihat kembali masing-masing kandidat sebelum prosesnya dilanjutkan ke BKN,” ujar Neni.
Menurut Neni, tidak terdapat persoalan berarti dalam rekam jejak ketiga kandidat. Karena itu, pembahasan selanjutnya akan menjadi bagian penting sebelum menentukan nama yang diajukan dalam proses berikutnya.
Ia menegaskan penyelesaian jabatan Sekda tidak bisa ditunda terlalu lama. Pemkot Bontang harus memastikan posisi tersebut telah memiliki pejabat definitif sebelum masa tugas Pj Sekda berakhir.
“Target kami sebelum tanggal 1 Oktober sudah ada Sekda definitif, karena setelah itu masa tugas Pj berakhir sekaligus memasuki masa pensiun,” tegasnya.
Neni menyebut setelah pembahasan internal selesai, tahapan akan dilanjutkan dengan proses administrasi dan pengajuan ke BKN. Ia memastikan ketiga kandidat masih memiliki peluang yang sama dalam proses tersebut.
Selain mempertimbangkan ketentuan dan kompetensi, Neni mengatakan penentuan Sekda juga akan melihat rekam jejak masing-masing kandidat.
“Semua punya kesempatan yang sama. Kami lihat prosesnya sesuai ketentuan, termasuk rekam jejak dan kompetensinya. Siapa yang nantinya mendapat amanah, tentu itu bagian dari proses dan ketentuan Allah,” ucapnya.










.jpg)
