- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Pancing Alien ke Bumi, Ilmuwan Pasang Detektor UFO

Keterangan Gambar : ilustrasi.
ANALOGNEWS.id - Kevin Knuth, Profesor Fisika di Albany University, Amerika Serikat mengklaim akan memasang detektor UFO bertenaga nuklir di luar angkasa untuk memancing alien datang ke Bumi.
Ilmuwan ini menyebut bahwa ia dan timnya sedang mencoba membangun reaktor nuklir 'genggam' berukuran kecil untuk membantu memikat alien.
Ide ini didasarkan pada anggapan lama bahwa alien lebih mudah mendeteksi reaktor nuklir, radiasi, atau senjata. Beberapa laporan media di masa lalu bahkan menghubungkan penampakan UFO dengan situs nuklir di seluruh dunia.
Baca Lainnya :
- Najirah Buka Dispopar Turnament Mobile Legend0
- Basri Rase: Program Stimulan RT Bontang, Upaya Implementasi Ekonomi Hijau0
- Wakil Wali Kota Bontang Apresiasi TK IT Yabis Bentuk Generasi Qurani0
- Terima Kunjungan Manajemen Badak LNG, Basri: Buka Peluang Pengembangan Baru0
- Sekda Bontang Dorong Peningkatan PAD0
Knuth mengatakan bahwa ini adalah ide yang tepat, dan reaktor nuklir genggam mini yang ia dan timnya kembangkan sudah dipatenkan.
"Kami mencoba mencari cara bagaimana kami dapat memikat UFO dan mencari cara untuk melakukan kontak," katanya seperti dikutip dari Daily Star, Senin (27/5/2024).
"Kami sepakat dengan fakta bahwa UFO memiliki ketertarikan dan kemampuan untuk mendeteksi senjata nuklir, sebagian berada di bawah tanah, sebagian berada di bunker atau di depot penyimpanan," katanya.
Ilmuwan tersebut menambahkan bahwa alien tampaknya memiliki kemampuan khusus untuk mendeteksi senjata nuklir.
"Bagaimana mereka melakukan ini? Apakah mereka menggunakan neutrino, yang sangat sulit dideteksi, atau sinar gamma? Kami tidak tahu. Namun rekan saya telah mengembangkan teknologi baru yang pada dasarnya adalah reaktor fisi nuklir bertenaga litium genggam, yang kini dia patenkan," katanya.
Ia mengatakan rencananya adalah merancang peralatan pengamatan UFO bertenaga nuklir, kemudian memasangnya di luar angkasa.
"Mungkin akan ada alien mendeteksinya dan turun serta mencari tahu apa yang sedang dilakukan benda itu. Dan kami bisa mendapatkan beberapa gambar atau data tentang mereka. Itulah rencana kami," katanya saat menyampaikan pidato di Sol Foundation di California awal tahun ini.
Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai rencana tersebut. Untuk diketahui, betapapun radikalnya gagasan ini, ide ini sebenarnya bukan hal baru.
Tahun lalu, peneliti terkenal Avi Loeb menggunakan trik yang sama untuk mencoba menemukan UFO selama melakukan Proyek Galileo.










.jpg)
