PAD Berau Masih Rendah, DPRD Kaltim dan Wabup Minta Terobosan Fiskal dan Ekonomi

By Redaksi 27 Jun 2025, 17:30:43 WIB DPRD Kaltim
PAD Berau Masih Rendah, DPRD Kaltim dan Wabup Minta Terobosan Fiskal dan Ekonomi

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Syarifatul Syadiah. (Foto: Ist)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Syarifatul Syadiah, menyoroti rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau yang dinilai belum sebanding dengan besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang hampir mencapai Rp5 triliun.

“PAD Berau masih sekitar Rp300 miliar. Jika dibandingkan dengan total APBD, angkanya masih jauh dari ideal. Harus ada langkah strategis agar paling tidak PAD bisa mencapai 10 persen dari total APBD,” ujarnya.

Syarifatul menekankan bahwa peningkatan PAD tidak bisa dilepaskan dari dua aspek utama, yaitu penguatan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi ekonomi daerah. Kedua aspek tersebut dinilainya harus menjadi titik berat dalam perencanaan pembangunan Berau ke depan.

Baca Lainnya :

Menurutnya, potensi ekonomi Kabupaten Berau sebenarnya sangat besar, terutama dari sektor pariwisata, industri, dan sumber daya alam lainnya. Namun, potensi tersebut belum tergarap secara maksimal.

Karena itu, ia mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar bekerja lebih agresif dan progresif dalam mengejar peluang-peluang pendapatan baru. “Tren kebutuhan dan peluang PAD itu naik terus, apalagi jika melihat proyeksi dari 2026 hingga 2030. Ini harus dijadikan motivasi,” katanya.

Salah satu strategi konkret yang ia usulkan adalah mengoptimalkan peran perusahaan daerah (Perusda). Jika dikelola secara profesional, Perusda dinilainya bisa menjadi penopang signifikan bagi PAD.

“Perusda harus diberi ruang berkembang dan dijalankan sesuai dengan tujuan pendiriannya. Kalau maksimal, bisa menyumbang PAD cukup besar,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa peningkatan PAD bukan hanya soal angka, tapi juga menjadi cermin kemandirian fiskal dan arah pembangunan daerah.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, juga menekankan pentingnya menggali potensi daerah secara menyeluruh untuk memperkuat PAD. Ia menyebut ketergantungan terhadap dana transfer pusat tidak bisa dijadikan tumpuan jangka panjang.

“Kita harus mulai bertumpu pada PAD. Gali seluruh potensi daerah agar bisa meningkatkan kemandirian fiskal,” ucapnya.

Gamalis juga menyoroti pentingnya perencanaan pembangunan yang merata. Ia meminta Bappelitbangda menyusun program-program yang benar-benar menyentuh wilayah di luar perkotaan agar pembangunan tidak terpusat hanya di kota.

“Fokus pembangunan jangan hanya di kota. Segala masukan tentunya harus kita tindak lanjuti agar pembangunan kita makin terarah dan akuntabel,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.