Neni Tekankan Tukin Kepala OPD Berkaitan dengan Disiplin dan Tanggung Jawab Kerja

By Redaksi 21 Sep 2026, 20:16:41 WIB Pemkot Bontang
Neni Tekankan Tukin Kepala OPD Berkaitan dengan Disiplin dan Tanggung Jawab Kerja

Analognews.id, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang menempatkan tunjangan kinerja (Tukin) sebagai salah satu instrumen untuk mendorong kedisiplinan dan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN). Pemberian tunjangan tersebut disesuaikan dengan pelaksanaan tugas dan kehadiran pejabat dalam menjalankan tanggung jawab pemerintahan.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjelaskan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki alokasi Tukin sebesar Rp300 ribu per hari. Jika dihitung selama 30 hari, nilai maksimal yang dapat diterima mencapai Rp9 juta.

Namun, Neni menegaskan nilai tersebut tidak serta-merta diterima secara penuh. Besaran Tukin mengikuti pelaksanaan kinerja masing-masing pejabat, termasuk kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

Baca Lainnya :

    “Besaran itu merupakan alokasi berdasarkan hitungan harian. Jadi penerimaannya tetap mengikuti pelaksanaan tugas dan kehadiran masing-masing pejabat,” ujar Neni, Senin (21/9/2026), usai melantik 10 pejabat fungsional di ruang kerjanya.

    Ia mencontohkan, ketidakhadiran selama dua hari akan berpengaruh terhadap perhitungan tunjangan yang diterima. Dengan besaran Rp300 ribu per hari, terdapat pengurangan Rp600 ribu apabila ketidakhadiran tersebut masuk dalam komponen pemotongan.

    Menurut Neni, mekanisme tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip bahwa tambahan penghasilan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab yang diberikan kepada aparatur.

    “Yang kita dorong adalah bagaimana setiap pejabat menjalankan amanahnya secara konsisten. Ada hak yang diterima, tetapi di sisi lain ada kewajiban yang harus ditunaikan,” jelasnya.

    Meski demikian, Neni menyebut kedisiplinan pejabat di lingkungan Pemkot Bontang sejauh ini berjalan dengan baik. Ia mengatakan pejabat yang berhalangan hadir karena kepentingan tertentu tetap menyampaikan konfirmasi kepada pimpinan.

    Neni berharap penerapan Tukin dapat menjadi dorongan bagi ASN untuk meningkatkan kualitas kerja, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif.

    Ia juga meminta seluruh ASN menjalankan tugas sesuai bidang dan tanggung jawab masing-masing dengan mengedepankan profesionalitas.

    “Intinya, saya ingin seluruh ASN bekerja sesuai tugasnya, profesional, dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan,” pungkasnya.




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment

    Loading....


    Kanan - Iklan Sidebar

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.