- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Museum Mulawarman Tenggarong Jadi Kawasan Budaya Baru di Kukar

Keterangan Gambar : Thauhid Afrilian Noor, Kepala Disdikbud Kukar.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) telah mengambil langkah maju dalam pelestarian budaya dengan menetapkan wilayah sekitar Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura hingga Museum Mulawarman sebagai Kawasan Budaya Tenggarong.
Penetapan ini diresmikan pada perayaan ulang tahun Sultan Kutai Kertanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, sebagai simbol komitmen terhadap kebudayaan lokal.
Kawasan Budaya Tenggarong telah menjadi lokasi pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji Al-Qur’an (GEMA) Idaman selama Ramadan 2024, yang menandai awal dari serangkaian kegiatan budaya yang akan dilaksanakan.
Baca Lainnya :
- Tantangan Penyerapan Anggaran di DPMD Kukar, Arianto: Penyesuaian Sistem dan Kebijakan Jadi Kendala 0
- DPMD Kukar Bersama Mitra Kerja Gelar Rapat Evaluasi Program0
- Jembatan Baru di Dusun Antai Sebulu Rampung, Akses Masyarakat Kini Lebih Mudah 0
- Masa Jabatan Kades Diperpanjang, Camat Ardiansyah Harapkan Pelayanan Optimal0
- Pemkab Kukar Perkuat Layanan Publik dengan Pengangkatan PPPK0
Thauhid Afrilian Noor, Kepala Disdikbud Kukar, menekankan pentingnya perubahan lokasi GEMA Idaman ke kawasan ini sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan budaya.
Thauhid juga mengungkapkan rencana untuk mengadakan Car Free Day (CFD) di Kawasan Budaya Tenggarong.
"Kita ingin menciptakan ruang terbuka untuk masyarakat tanpa mengganggu jalan besar," ujar Thauhid, Rabu (17/4/2024).
Ia menambahkan bahwa CFD akan memberikan kesempatan bagi warga untuk berolahraga dan berinteraksi dalam lingkungan yang mendukung kebudayaan.
Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya Tenggarong dan mempromosikan Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura serta Museum Mulawarman sebagai pusat kegiatan dan pembelajaran budaya.
"Dengan demikian, Kawasan Budaya Tenggarong diharapkan menjadi simbol kebanggaan dan warisan budaya yang lestari bagi generasi kita," tutup Thauhid. (Adv)










.jpg)
