- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Ledakan di Pabrik Pupuk Kaltim, Perusahaan Klaim Tak Berbahaya

Keterangan Gambar : Tangkapan layar video ledakan di Pabrik Pupuk Kaltim
ANALOGNEWS.id - Ledakan yang terjadi di pabrik 5 milik PT Pupuk Kaltim pada Sabtu, (23/7/200/22/2022) disebut tak berbahaya.
Diketahui, ledakan tersebut sempat mengegerkan warga yang bermukim di sekitar perusahaan. Suara ledakan yang disusul dengan getaran dan asap tebal membumbung langit sekitar perusahaan.
SVP Sekertaris Perusahaan Teguh Ismartono mengatakan ledakan tersebut disebabkan salah satu instrumen mengalami malfungsi saat dilakukan shutdown atau perawatan.
Baca Lainnya :
- Habib Rizieq Bebas, Disambut Keluarga di Petamburan0
- Jaga Kebersihan Pulau Malahing, DLH Siapkan TPS dan TPA0
- Perusahaan Wajib Penuhi Izin Lingkungan, DLH Genjot Sosialisasi0
- DLH Apresiasi Kesadaran Warga Malahing Jaga Ekosistem Laut, Hasman : Ini Patut Dicontoh0
- Banyak Kegiatan Industri, DLH Imbau Perusahaan Patuhi Aturan Baku Mutu Air Limbah0
"Pada saat melakukan restart, terjadi over-firing," jelas Teguh melalui surat statemen perusahaan.
Mengenai penyebab over-firing, Teguh mengatakan masih dalam proses investigasi tim teknis perusahaan. "Tim teknis akan mengevaluasi ulang dan jika ditemukan kerusakan akan segera diperbaiki, dan pabrik direaktivasi kembali," jelasnya
Dia juga mengaku, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kata Teguh, PKT selalu mengedepankan dan menerapkan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (KE) dengan baik untuk seluruh karyawan, sesuai dengan standard tertinggi di industri dan ketetapan pemerintah.
"Tidak ada korban dalam kejadian ini," akunya.
Dia juga menepis kekhawatiran masyarakat soal zat beracun yang berasal dari asap akibat ledakan.
"Proses produksi PKT menggunakan bahan baku yang aman, sesuai dengan peraturan
yang berlaku sehingga tidak perlu dikhawatirkan," ujarnya.










.jpg)
