- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Ledakan di Pabrik Pupuk Kaltim, Perusahaan Klaim Tak Berbahaya

Keterangan Gambar : Tangkapan layar video ledakan di Pabrik Pupuk Kaltim
ANALOGNEWS.id - Ledakan yang terjadi di pabrik 5 milik PT Pupuk Kaltim pada Sabtu, (23/7/200/22/2022) disebut tak berbahaya.
Diketahui, ledakan tersebut sempat mengegerkan warga yang bermukim di sekitar perusahaan. Suara ledakan yang disusul dengan getaran dan asap tebal membumbung langit sekitar perusahaan.
SVP Sekertaris Perusahaan Teguh Ismartono mengatakan ledakan tersebut disebabkan salah satu instrumen mengalami malfungsi saat dilakukan shutdown atau perawatan.
Baca Lainnya :
- Habib Rizieq Bebas, Disambut Keluarga di Petamburan0
- Jaga Kebersihan Pulau Malahing, DLH Siapkan TPS dan TPA0
- Perusahaan Wajib Penuhi Izin Lingkungan, DLH Genjot Sosialisasi0
- DLH Apresiasi Kesadaran Warga Malahing Jaga Ekosistem Laut, Hasman : Ini Patut Dicontoh0
- Banyak Kegiatan Industri, DLH Imbau Perusahaan Patuhi Aturan Baku Mutu Air Limbah0
"Pada saat melakukan restart, terjadi over-firing," jelas Teguh melalui surat statemen perusahaan.
Mengenai penyebab over-firing, Teguh mengatakan masih dalam proses investigasi tim teknis perusahaan. "Tim teknis akan mengevaluasi ulang dan jika ditemukan kerusakan akan segera diperbaiki, dan pabrik direaktivasi kembali," jelasnya
Dia juga mengaku, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Kata Teguh, PKT selalu mengedepankan dan menerapkan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (KE) dengan baik untuk seluruh karyawan, sesuai dengan standard tertinggi di industri dan ketetapan pemerintah.
"Tidak ada korban dalam kejadian ini," akunya.
Dia juga menepis kekhawatiran masyarakat soal zat beracun yang berasal dari asap akibat ledakan.
"Proses produksi PKT menggunakan bahan baku yang aman, sesuai dengan peraturan
yang berlaku sehingga tidak perlu dikhawatirkan," ujarnya.










.jpg)
