Kunjungi Polres Usai Demo, Kader HMI Sangatta Tuntut Ketua Cabang Mundur

By Redaksi 21 Okt 2023, 10:15:27 WIB Daerah
Kunjungi Polres Usai Demo, Kader HMI Sangatta Tuntut Ketua Cabang Mundur

Keterangan Gambar : Kader HMI Sangatta Tuntut Ketua Cabang Mundur


ANALOGNEWS.id, SANGATTA - Beredarnya informasi di media sosial adanya dugaan kunjungan silaturahmi mahasiswa Kutim ke Mapolres Kutim pasca aksi demo menuai polemik internal di kepengurusan HMI Cabang Sangatta Kutai Timur (Kutim) periode 2022-2023.

Kunjungan yang melibatkan Ketua HMI Cabang Sangatta Kutim, Moh Ali B Musa itu bersama beberapa rekannya ke Mapolres Kutim beredar dalam foto dari akun resmi Instagram (IG) Polres Kutim pada pukul 10:00 WITA, Jum'at, 13/10/2023 siang kemarin.

Hal ini menjadi sorotan banyak pihak, khususnya oleh pengurus komisariat HMI Cabang Sangatta itu sendiri yang merasa tindakan yang diambil oleh pimpinan HMI Cabang Sangatta tak elok terhadap Koalisi Masyarakat Sipil Kutim yang menggelar aksi demo pada, Kamis 12 Oktober 2023 Kemarin.

Baca Lainnya :

HMI Cabang Sangatta, yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Kutim bersama sejumlah organisasi mulai dari Fraksi Rakyat Kutim, GMNI, PMII, BEM STAIS, BEM STIE dan BEM STIPER menggelar unjuk unjuk rasa bertepatan dengan HUT Kutim ke-24 mengajukan dua tuntan nasional dan 10 tuntutan daerah ke pemerintah daerah.

Namun aksi ini berujung ricuh hingga bentrok dengan aparat keamanan yang melakukan penjagaan di Jalan Eks Pendidikan tepatnya di   sekitar area kantor dinas Pemerintah Kabupaten Kutim.

Bentrok ini mengakibatkan, beberapa peserta aksi diamankan di Mapolres Kutim, sekitar pukul 10:00 hingga sore hari yang menjadi penghalang pengajuan aspirasi ke pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Kawasan Bukit Pelangi.

Akibat kunjungan HMI tersebut membuat para Ketum Komisariat (Komsat) yakni, Ketum Komsat Stais Azizah Nur Aprilia, Ketum Al-Amin, Ardiansyah, perwakilan Komsat Agroteknologi, Saenal dan Ketum Komsat Teknik Pertanian, Wahyu geram yang dilakukan pimpinannya.

Ketum HMI Komisariat Al-Amin Ardiansyah, mengaku, apa yang dilakukan itu mencoreng citra dan nama baik HMI Cabang Sangatta di mata rekan aksi atau organisasi lain, yang bisa saja dianggap jika HMI menghianati gerakan massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Kutim.

"Karena kunjungan ini, kita mendapat asumsi buruk dari rekan lain. Bakal muncul opini kenapa tidak libatkan rekan-rekan yang mendapat tindakan reseprentatif. Kami minta yang terkait (Pimpinan HMI,red) untuk menjelaskan atau mengklarifikasi hal ini," tegasnya.

Sementara itu perwakilan HMI Stais Adrian mendesak agar Ketum HMI untuk mengeluarkan serta menunjukkan surat perintah PB HMI yang mengharuskan HMI Cabang Sangatta mengagendakan silahturahmi ke Mapolres Kutim. 

Tapi jika sebaliknya, Ketua HMI Cabang Sangatta Moh Ali B Musa harus mundur dari jabatannya atau membuat video klarifikasi jika agenda kunjungan tersebut bukan mengatasnamakan HMI Cabang Sangatta.

"Dalam video itu sampaikan jika itu bukan membawa nama HMI Cabang Sangatta, tapi personal. Serta sampaikan apa yang dibahas hari itu," tegas Adrian. (*) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.