- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Kukar Manfaatkan Data Regsosek untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

ANALOGNEWS.id, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana memaksimalkan penggunaan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) untuk mengurangi angka kemiskinan di daerahnya.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menyampaikan hal ini setelah menghadiri peluncuran Kolaborasi Pemanfaatan Sistem Satu Data Regsosek Menuju Indonesia Emas 2045 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Kamis (20/6/2024).
Ahyani menjelaskan bahwa sistem satu data Regsosek ini inovatif dalam mendukung perencanaan dan penganggaran berbasis bukti untuk mengatasi berbagai isu sosial. Dengan perbaikan data, bantuan sosial diharapkan lebih tepat sasaran dan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan di Kukar dan daerah lainnya.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kutai Kartanegara Ubah Lahan Eks Tambang Jadi Ladang Jagung Hibrida0
- Bupati Kukar Selenggarakan Seleksi Pejabat dengan Tes Mengaji, Berikan Sentuhan Religius pada Pemeri0
- Agus Haris Daftar Calon Wali Kota ke PSI Bontang0
- Bupati Kukar Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jahab0
- Kukar Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik di Kalimantan0
"Dengan satu data Regsosek, data yang ada di daerah akan mudah diakses di mana saja. Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini, kita bisa mengentaskan kemiskinan secepatnya," ujar Ahyani.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa, menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo meminta data Regsosek dapat memperbaiki basis data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) dari belanja sosial.
Data Regsosek juga akan digunakan untuk mencapai target dan sasaran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. (Adv)










.jpg)
