- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Komisi IV DPRD Kota Samarinda Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Momentum Hari Guru

Keterangan Gambar : Dprdkotasamarinda
Analog News, – Samarinda – Peningkatan kesejahteraan guru kembali menjadi perhatian utama pada momentum Hari Guru Nasional tahun ini. Komisi IV DPRD Kota Samarinda menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan para tenaga pendidik sebagai fondasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, menyampaikan bahwa Hari Guru merupakan kesempatan untuk mempertegas kembali kepedulian bersama terhadap nasib para pendidik. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda.
Menurut Ismail, kesejahteraan guru di Samarinda tetap menjadi fokus utama pihaknya. Ia menekankan bahwa guru merupakan penopang dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Guru yang berkualitas, katanya, akan melahirkan murid yang berkualitas pula.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Bontang Siapkan Kanal Pengaduan Resmi demi Layanan Publik yang Lebih Transparan0
- DPMPTSP Bontang Jamin Kerahasiaan Data Responden dalam Survei Kepuasan Masyarakat0
- DPMPTSP Bontang Wajibkan Andalin untuk Setiap Proyek Baru0
- Demi Kota Layak Anak, DPMPTSP Bontang Larang Total Iklan Rokok 0
- Momen Hari Pahlawan, Aspiannur Ajak Aparat DPMPTSP Bontang Jadi \"Pahlawan Pelayanan\" 0
“Makanya tema Hari Guru tahun ini kan Guru Hebat, Indonesia Maju. Guru yang hebat itu harus berintegritas dan berkualitas,” ujarnya.
Ismail mengingatkan bahwa integritas dan kualitas tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan kesejahteraan yang memadai. Guru yang tidak sejahtera, lanjutnya, akan kesulitan fokus dalam menjalankan tugas pengajaran. “Efek dominonya pasti ke murid juga,” tegasnya. Karena itu, DPRD terus mendorong penguatan kesejahteraan sebagai kebutuhan mendasar profesi guru.
Selain itu, ia juga menyoroti kesenjangan kompetensi antara guru ASN dan honorer, terutama dalam literasi digital. Guru honorer, menurutnya, membutuhkan lebih banyak pelatihan agar mampu mengikuti perkembangan metode pembelajaran berbasis teknologi. Ia mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan kapasitas mereka.
Di tingkat nasional, Ismail menyebut pemerintah sedang membahas revisi aturan terkait penyelenggaraan pendidikan, termasuk wacana sentralisasi pengelolaan guru oleh pemerintah pusat. Namun ia mengaku belum dapat memberikan pandangan lebih jauh sebelum mempelajari regulasi tersebut secara menyeluruh.
Ia menegaskan bahwa apa pun bentuk pengelolaan yang diterapkan nanti—baik sentralisasi oleh pusat maupun tetap dikelola pemerintah daerah—tujuannya harus memastikan peningkatan mutu pendidikan. “Jangan sampai guru diabaikan atau termarginalkan,” ujarnya.
Ismail juga mempertanyakan seberapa banyak anak Indonesia yang kini masih bercita-cita menjadi guru, mengingat persoalan kesejahteraan masih menjadi isu utama yang belum terselesaikan hingga hari ini. (MRZ)










.jpg)
