- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Kodim 0908/Bontang Salurkan Bantuan Untuk PKL Senilai Rp1,2 Miliar

Keterangan Gambar : Sumber foto : Pendim
ANALOGNEWS.id – TNI mulai menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Melalui Kodim 0908 Bontang, bantuan senilai Rp 1,2 Miliar yang berasal dari Kementerian Sosial tersebut, mulai disalurkan, Selasa (19/10/2021).
Dandim 0908 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda mengungkapkan, bantuan ini akan disalurkan secara bertahap hingga November mendatang.
Baca Lainnya :
- Rita Widyasari Jadi Saksi Dalam Kasus Stepanus0
- Taufik Soal Bendera Tak Berkibar di Thomas Cup : Bikin Malu0
- Indonesia Juara Thomas Cup 2020, Kalahkan China 3-0 di Final0
- Thomas Cup 2021: Pengibaran Merah Putih Dilarang, Indonesia Raya Tetap Dikumandangkan0
- IKN Akan Dipimpin Langsung Oleh Kepala Otorita Setara Menteri0
Total keseluruhan penerima bantuan sebanyak 1.000 orang. Untuk hari ini, Selasa (19/10/2021) Sekitar 187 penerima berasal dari Kelurahan Api-api dan Bontang Baru menerima bantuan tersebut.
“Hari ini penerima kita fokuskan dari Kelurahan Api-api dan Bontang Baru. Ini akan dilakukan secara bertahap hingga semua tersalur. Itulah batas maksimal yang akan dilaporkan kepada atasan kami dan kementerian,” ungkapnya.
Setiap penerima mendapat bantuan Rp 1.200.000. Bukan via transfer, akan tetapi diserahkan Cash kepada sipenerima. Sebab, nantinya ada verifikasi data yang dilakukan.
Sementara kategori penerima, lanjut Dandim, ialah mereka yang memiliki usaha. Bukan sampingan, melainkan usaha pokok.
“Diprioritaskan juga untuk mereka yang belum menerima bantuan yang berasal dari manapun. Baik BLT, Bansos dan bantuan lainnya. Olehnya itu kami juga berkoordinasi dengan Diskop-UKMP untuk pendataan,” ujarnya.
Ditambahkan Dandim, ia meminta jika ada yang tidak sesuai atau kurang pas di lapangan untuk segera dilaporkan.
“Bantuan ini disalurkan utuh. Tidak ada potongan sama sekali. Namun jika ada ditemukan di lapangan, kami yakinkan itu bukan dari kami. Untuk itu segera laporkan kepada saya,” terangnya.










.jpg)
