- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kodim 0908/Bontang Salurkan Bantuan Untuk PKL Senilai Rp1,2 Miliar

Keterangan Gambar : Sumber foto : Pendim
ANALOGNEWS.id – TNI mulai menyalurkan Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) di Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Melalui Kodim 0908 Bontang, bantuan senilai Rp 1,2 Miliar yang berasal dari Kementerian Sosial tersebut, mulai disalurkan, Selasa (19/10/2021).
Dandim 0908 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda mengungkapkan, bantuan ini akan disalurkan secara bertahap hingga November mendatang.
Baca Lainnya :
- Rita Widyasari Jadi Saksi Dalam Kasus Stepanus0
- Taufik Soal Bendera Tak Berkibar di Thomas Cup : Bikin Malu0
- Indonesia Juara Thomas Cup 2020, Kalahkan China 3-0 di Final0
- Thomas Cup 2021: Pengibaran Merah Putih Dilarang, Indonesia Raya Tetap Dikumandangkan0
- IKN Akan Dipimpin Langsung Oleh Kepala Otorita Setara Menteri0
Total keseluruhan penerima bantuan sebanyak 1.000 orang. Untuk hari ini, Selasa (19/10/2021) Sekitar 187 penerima berasal dari Kelurahan Api-api dan Bontang Baru menerima bantuan tersebut.
“Hari ini penerima kita fokuskan dari Kelurahan Api-api dan Bontang Baru. Ini akan dilakukan secara bertahap hingga semua tersalur. Itulah batas maksimal yang akan dilaporkan kepada atasan kami dan kementerian,” ungkapnya.
Setiap penerima mendapat bantuan Rp 1.200.000. Bukan via transfer, akan tetapi diserahkan Cash kepada sipenerima. Sebab, nantinya ada verifikasi data yang dilakukan.
Sementara kategori penerima, lanjut Dandim, ialah mereka yang memiliki usaha. Bukan sampingan, melainkan usaha pokok.
“Diprioritaskan juga untuk mereka yang belum menerima bantuan yang berasal dari manapun. Baik BLT, Bansos dan bantuan lainnya. Olehnya itu kami juga berkoordinasi dengan Diskop-UKMP untuk pendataan,” ujarnya.
Ditambahkan Dandim, ia meminta jika ada yang tidak sesuai atau kurang pas di lapangan untuk segera dilaporkan.
“Bantuan ini disalurkan utuh. Tidak ada potongan sama sekali. Namun jika ada ditemukan di lapangan, kami yakinkan itu bukan dari kami. Untuk itu segera laporkan kepada saya,” terangnya.










.jpg)
