- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Taufik Soal Bendera Tak Berkibar di Thomas Cup : Bikin Malu

Keterangan Gambar : Sumber : Ig taufikhidayatofficial
ANALOGNEWS.id - Mantan pebulutangkis, Taufik Hidayat melontarkan kritik pedas karena keberhasilan Indonesia juara Thomas Cup 2020 (2021) tidak diiringi dengan pengibaran bendera merah putih.
Indonesia berhasil mengakhiri dahaga gelar Thomas Cup selama 19 tahun. Kepastian itu diraih setelah Hendra Setiawan dan kawan-kawan menang 3-0 atas China pada laga final di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021).
Namun, keberhasilan Indonesia jadi juara tidak diiringi dengan berkibarnya bendera merah putih. Hal ini merupakan buntut dari sanksi dari Badan Anti Doping Dunia (WADA) yang menyatakan Indonesia tidak patuh dalam menerapkan program uji doping.
Baca Lainnya :
- Indonesia Juara Thomas Cup 2020, Kalahkan China 3-0 di Final0
- Thomas Cup 2021: Pengibaran Merah Putih Dilarang, Indonesia Raya Tetap Dikumandangkan0
- IKN Akan Dipimpin Langsung Oleh Kepala Otorita Setara Menteri0
- Arab Saudi Longgarkan Prokes, Shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Tak Lagi Jaga Jarak0
- Daftar Bisnis BUMN yang Mengilap di 20210
Pelarangan pengibaran bendera negara merupakan salah satu sanksi karena mengabaikan program dari WADA tersebut. Kendati demikian lagu kebangsaan Indonesia Raya tetap boleh dikumandangkan dalam perayaan Indonesia di Thomas Cup.
Alhasil, seremoni penyerahan trofi Thomas Cup 2020 (2021) tanpa bendera merah putih. Saat para pemain dan tim pelatih menerima medali dan trofi, bendera PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang muncul di layar besar.
Ketiadaan bendera merah putih disorot oleh Taufik. Salah satu pebulutangkis tunggal putra terbaik di masanya itu menyayangkan hal tersebut. Taufik lantas mempertanyakan kerja pemerintah, Menpora Zainuddin Amali, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), maupun Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
"Selamat piala thomas cup kembali ke INDONESIA.. Terima kasih atas kerja kerasnya team Bulutangkis Indonesia..tapi ada yg aneh bendera merah putih gak ada?
Di ganti dengan bendera PBSI," tulis Taufik di akun Instagram miliknya.
Ada apa dengan LADI dan pemerintah kita? Khususnya Menpora KONI dan KOI? Kerjamu selama ini ngapain aja? Bikin malu negara indonesia aja. Jangan ngarep jadi tuan rumah Olympic or Piala Dunia, urusan kecil aja gak bisa beres. Kacau dunia olahraga ini."
Sebelumnya netizen juga bereaksi karena bendera Indonesia tidak berkibar di Ceres Arena. Di satu sisi mereka bahagia Indonesia bisa jadi juara Thomas Cup 2020, tetapi di sisi lain kecewa karena tidak ada pengibaran bendera Merah Putih saat lagu 'Indonesia Raya' berkumandang.










.jpg)
