- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Ketua HMI Cabang Sangatta Tuntut Kapolres Minta Maaf ke Semua Peserta Aksi
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketum HMI Cabang Sangatta, Moh Ali B Musa
ANALOGNEWS.id, SANGATTA - Ketum HMI Cabang Sangatta, Moh Ali B Musa mengharap Kapolres Kutai Timur (Kutim), AKBP Ronni Bonic meminta maaf kepada Koalisi Masyarakat Sipil Kutim atas dugaan tindakan refresif aparat kepolisian kepada peserta aksi demonstrasi pada Rabu (12/10/2023) lalu.
Aksi demonstran Koalisi Masyarakat Sipil Kutim bersama Fraksi Rakyat Kutim, GMNI, PMII, HMI, BEM STAIS, BEM STIE dan BEM STIPER bertepatan hari jadi Kabupeten Kutim ke-24 diwarnai kericuhan antara mahasiswa dan aparat kepolisian.
Pada Jum'at (13/10/2023), Moh Ali B Musa beserta sejumlah mahasiswa melakukan kunjungan ke Mapolres Kutim memenuhi panggilan Kapolres AKBP Ronni Bonic atas tindakan represif yang dilakukan oknum polisi.
Baca Lainnya :
- Kunjungi Polres Usai Demo, Kader HMI Sangatta Tuntut Ketua Cabang Mundur0
- Perdalam Muatan Materi Raperda, Pansus Ponpes Kunjungan Kerja ke Kemendagri 0
- Legislator Kaltim Dukung Penghapusan Pergub Larangan Domba Masuk Kaltim0
- Bank Kaltimtara Dapat Penyertaan Modal dari APBD, Ini Harapan Seno Aji0
- Samsun Harap Pj Gubernur Kaltim Mampu Bersinergi dengan Semua Stakeholder0
Moh Ali B Musa mengaku kedatangan tersebut untuk menghadiri mediasi yang difasilitasi oleh Mantan Ketua Umum (Mantum) HMI Cabang periode 2019-2020 juga pengurus Pengurus Besar (PB) HMI pusat periode 2021-2023.
Dalam media itu, kata dia, menuntut ketegasan Kapolres terhadap oknum kepolisian yang melakukan tindak represif terhadap massa aksi.
"Betul kami menghadiri panggilan mediasi itu untuk menuntut ketegasan Kapolres Kutim terhadap oknum kepolisian yang melakukan tindak represif terhadap masa aksi," tegasnya.
Tak hanya itu, lanjut Ali, pihaknya menyarankan Kapolres AKBP Ronni Bonic agar meminta maaf secara langsung terhadap organisasi yang tergabung dalam aliansi dan korban yang mendapatkan tindakan represif dari oknum polisi Polres Kutim serta menindak tegas.
AKBP Ronni Bonic mengaku kunjungannya HMI itu atas insiden pada mahasiswa karena aparat kepolisian melakukan kekerasan terhadap massa aksi.
Panggilan itu, untuk berkenan hadir dan mendengar klarifikasi serta permohonan maaf Polres ke mahasiswa atas insiden pada 12 Oktober 2023 lalu.
"Saya yang undang HMI ke kantor mas. Kami juga akan mengundang yang lain untuk bertemu kalau mereka berkenan meluangkan waktu," terangnya saat di konfirmasi melalui via WhatsApp, Sabtu (14/10/2023). (*)










.jpg)
