- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Kepala DPM-PTSP Bontang: Kita Siap Jadi Kota Tujuan Investor
_(14)_19.jpg)
Keterangan Gambar : Kota Bontang
ANALOG NEWS - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kalimantan Timur (Kaltim) terus aktif mempromosikan potensi kawasan industri di daerah ini kepada calon investor, baik dalam maupun luar negeri.
Salah satu upaya terbaru yang dilakukan adalah memperkuat digitalisasi promosi melalui platform "Tali Sida".
Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan promosi dan menarik minat investor dalam berbagai sektor.
Baca Lainnya :
- Layanan Tenant Dinas Lingkungan Hidup di DPM-PTSP Bontang0
- Soal Reklame Rokok, Ini Kata DPM-PTSP Bontang0
- Langkah Prosedur Izin Reklame DPM-PTSP Bontang0
- Beragam Bentuk Pelayanan DPM-PTSP Bontang0
- DPM-PTSP Bontang Terima Kunjungan Kementerian Investasi0
Menanggapi hal tersebut, Kepala DPM-PTSP Bontang, Aspiannur menyebutkan langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Khusus di Bontang sendiri, kami sangat optimis dengan potensi yang dimiliki tentunya. Dengan fasilitas yang memadai dan dukungan infrastruktur yang terus berkembang, Bontang siap menjadi tujuan investasi unggulan di Kalimantan Timur," ujar Aspiannur.
Ia menambahkan bahwa Bontang menawarkan berbagai peluang investasi, termasuk dalam sektor manufaktur, energi, dan jasa, yang semuanya didukung oleh kebijakan pemerintah daerah yang pro-bisnis.
Aspiannur juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
"Kolaborasi ini akan memastikan bahwa setiap investasi yang masuk tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal," tutupnya. (ADV)










.jpg)
