- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
- Kapal Fiber dan Jaring Gillnet Disiapkan, DKP3 Bontang Dorong Produktivitas KUB Nelayan
- DKP3 Perkuat Pengawasan Distribusi MBG, Pastikan Makanan Aman hingga Diterima Siswa
- Pemkot Serahkan Penanganan Sengketa Kapal Roro ke Kejaksaan, Neni: Itu Aset Pemerintah
- DKP3 Dorong Produktivitas Peternakan, Bantuan Kambing dan Pakan Difokuskan untuk Pengembangan Ternak
- DKP3 Libatkan Lintas OPD Susun FSVA 2026, Data Ketahanan Pangan Tiap Kelurahan Diverifikasi
- Libatkan Pelajar dalam Perintis Anti Narkoba, Wali Kota Bontang Pastian Pengurus Bebas Narkoba
- DKP3 Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan BONTAMI, Perkuat Hilirisasi Rumput Laut Bontang
- DP3AKB Bontang Sosialisasikan Aplikasi Si SAKA, Permudah Masyarakat Laporkan Dugaan Kekerasan
- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
Husni Fahruddin: Perkebunan, Pilar Utama Kesejahteraan Masyarakat Kukar

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Husni Fahruddin. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Sektor perkebunan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian lokal. Muhammad Husni Fahruddin, Anggota DPRD Kaltim mengungkapkan pentingnya mengoptimalkan sektor ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan tanah yang subur dan iklim yang mendukung, Kukar memiliki peluang besar mengembangkan komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kakao, durian, dan berbagai tanaman buah lainnya,” katanya.
Ayub sapaan akarabnya, ia menilai bahwa pengembangan sektor perkebunan tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat. Namun, untuk mencapai potensi tersebut, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui kebijakan yang konkret.
“Pemerintah perlu menyediakan bibit unggul, memberikan pelatihan teknik bertani, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi para petani dan pengusaha perkebunan,” tambahnya.
Ayub juga menekankan pentingnya pendekatan keberlanjutan dalam pengelolaan sektor perkebunan. Baginya, keuntungan ekonomi dari perkebunan harus sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini menjadi kunci agar sektor perkebunan dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Sebagai anggota legislatif, Ayub berkomitmen untuk mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten memberikan perhatian lebih pada pengembangan sektor perkebunan di Kukar.
“Sektor ini adalah kekuatan kita. Dengan program-program yang tepat, masyarakat bisa mengelola usaha perkebunan secara efisien dan produktif,” ujarnya.
Ayub optimistis, dengan dukungan kebijakan dan pengawasan yang tepat, sektor perkebunan di Kukar dapat berkembang pesat, memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah, sekaligus menjadi pilar utama kesejahteraan masyarakat. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
