- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Dua Pasien RSUD AWS Samarinda Terindikasi COVID-19, DPRD Kaltim Masyarakat Tetap Waspada

Keterangan Gambar : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Dua pasien yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda karena penyakit bawaan, kini terindikasi positif COVID-19 setelah hasil tes cepat antigen menunjukkan reaktif. Sampel kedua pasien telah dikirim ke Balai Besar Labkesmas Banjarbaru untuk pengujian Polymerase Chain Reaction (PCR), guna memastikan diagnosis dan mendeteksi kemungkinan adanya varian baru.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, menyampaikan apresiasi atas respons cepat RSUD AWS Samarinda dalam penanganan kasus tersebut. Menurutnya, tindakan rumah sakit yang langsung mengirimkan sampel untuk pemeriksaan PCR ke laboratorium rujukan di Banjarbaru merupakan langkah yang tepat dan sesuai dengan protokol kewaspadaan.
"Saya mengapresiasi respons cepat dari RSUD AWS Samarinda dalam menangani dua pasien yang hasil pemeriksaan antigennya menunjukkan indikasi positif COVID-19," ujar Andi Satya.
Baca Lainnya :
- Pupuk Indonesia Temui Para Petani Perbatasan Republik Indonesia - Papua Neugini0
- Bimtek DPRD Kaltim di Yogyakarta: Dorong Penguatan Good Governance dan Sinergi Eksekutif-Legislatif0
- Mahasiswa PAI UIN Samarinda Audiensi ke DPRD Kaltim, Soroti Tantangan Kebijakan Pendidikan Daerah0
- DPRD Kaltim Sambut Audiensi Kader Pemimpin Muda, Dorong Peran Strategis Pemuda dalam Pembangunan Dae0
- DPRD Kaltim Fasilitasi RDP Sengketa Ganti Rugi Lahan Ringroad Samarinda, Dorong Kepastian Hukum dan 0
Politisi muda Partai Golkar itu menambahkan bahwa pihaknya memahami hasil antigen masih bersifat skrining awal dan tidak bisa dijadikan dasar diagnosis final. Oleh karena itu, Komisi IV mendukung penuh proses konfirmasi melalui pemeriksaan PCR, termasuk upaya deteksi kemungkinan adanya varian baru.
"Kami mendukung penuh proses konfirmasi melalui pemeriksaan PCR, termasuk upaya deteksi kemungkinan adanya varian baru," tegasnya.
Andi Satya memastikan, Komisi IV akan terus melakukan pemantauan terhadap situasi ini. Mereka siap memberikan dukungan, baik dari sisi kebijakan maupun koordinasi lintas sektor, agar fasilitas layanan kesehatan di Kaltim tetap siap menghadapi kemungkinan lonjakan kasus.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Bila mengalami gejala, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat," tutup Andi Satya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
