DPRD PPU Minta Penyelenggara Pilkada Tegas dalam Menjaga Netralitas dan Keamanan

By Redaksi 10 Okt 2024, 14:50:35 WIB DPRD PPU
DPRD PPU Minta Penyelenggara Pilkada Tegas dalam Menjaga Netralitas dan Keamanan

Keterangan Gambar : anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Wahid. (*)


ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Wahid, menekankan pentingnya netralitas dari para penyelenggara pemilu di semua tingkat.

Ia menyoroti Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemilihan Kecamatan (PPK) agar tetap menjaga profesionalitas demi terciptanya pilkada yang bersih dan adil. 

"Sebagai perwakilan masyarakat, kami mengimbau kepada PPS dan PPK untuk menyelenggarakan seluruh tahapan pilkada dengan baik dan belajar dari pengalaman sebelumnya," ujar Wahid.

Baca Lainnya :

Tak hanya itu, Wahid meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PPU untuk memperkuat pengawasan di lapangan selama proses pilkada. Ia menekankan agar Bawaslu aktif dalam memantau kinerja penyelenggara pemilu serta memastikan tidak ada penyimpangan dalam setiap tahapan. 

“Penting bagi Bawaslu untuk mengawasi dengan ketat jalannya pilkada, baik terhadap PPS, PPK, maupun aparat wilayah yang terlibat dalam pengamanan,” jelasnya.

Ia berharap agar koordinasi dengan aparat hukum dapat memperkuat upaya menjaga keamanan sehingga pilkada berjalan tertib, tanpa gangguan yang bisa merugikan masyarakat. 

“Kami berkolaborasi dengan semua pihak agar pilkada berjalan aman, adil, dan jujur,” tambahnya.

Menurut Wahid, kerja sama dengan Bawaslu adalah langkah penting untuk memastikan kualitas demokrasi dan mencegah pelanggaran dalam proses pemilihan. Ia menyampaikan apresiasi atas kinerja Bawaslu yang telah melakukan pengawasan secara bertahap menjelang pemilihan bupati.

Menurut Wahid, kolaborasi antara DPRD, Bawaslu, dan aparat hukum akan menciptakan kondisi ideal untuk terselenggaranya pilkada yang adil dan lancar. Semua pihak diharapkan untuk menjaga transparansi dan menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak integritas pilkada. 

“Kami berupaya menghadirkan pesta demokrasi yang berjalan adil, jujur, dan lancar melalui kerja sama yang solid,” tuturnya.

Wahid berharap bahwa dengan partisipasi aktif masyarakat dan pengawasan yang ketat, pilkada di Kabupaten Penajam Paser Utara akan menjadi contoh pemilihan yang damai dan tertib. 

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa suara mereka dihargai dan dilindungi dalam setiap proses demokrasi ini,” katanya. (Adv) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.