- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
- Kapal Fiber dan Jaring Gillnet Disiapkan, DKP3 Bontang Dorong Produktivitas KUB Nelayan
- DKP3 Perkuat Pengawasan Distribusi MBG, Pastikan Makanan Aman hingga Diterima Siswa
- Pemkot Serahkan Penanganan Sengketa Kapal Roro ke Kejaksaan, Neni: Itu Aset Pemerintah
- DKP3 Dorong Produktivitas Peternakan, Bantuan Kambing dan Pakan Difokuskan untuk Pengembangan Ternak
- DKP3 Libatkan Lintas OPD Susun FSVA 2026, Data Ketahanan Pangan Tiap Kelurahan Diverifikasi
- Libatkan Pelajar dalam Perintis Anti Narkoba, Wali Kota Bontang Pastian Pengurus Bebas Narkoba
- DKP3 Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan BONTAMI, Perkuat Hilirisasi Rumput Laut Bontang
- DP3AKB Bontang Sosialisasikan Aplikasi Si SAKA, Permudah Masyarakat Laporkan Dugaan Kekerasan
- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
DPRD PPU Inginkan Kebersihan Toilet Sekolah Jangan Diabaikan

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati
ANALOGNEWS.id, PENAJAM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati, menyoroti pentingnya peran kesehatan lingkungan di sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Sujiati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) untuk mengimbau seluruh sekolah agar lebih memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan.
Sujiati menegaskan bahwa upaya menciptakan sekolah sehat tidak hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kerja sama menyeluruh antara kepala sekolah, guru, staf tata usaha, dan siswa.
Baca Lainnya :
- Dewan Tekankan Kinerja ASN untuk Pelayanan Warga PPU0
- DPRD PPU Soroti Pentingnya Pembenahan Untuk Tingkatkan Produksi Padi0
- Sariman Lihat Peluang Ekonomi dari Dibukanya IKN untuk Umum0
- Wahid Berkomitmen Tuntaskan Keluhan Masyarakat Sepaku0
- Percepat Perluasan Embung Lawe-Lawe, Prioritas untuk Kebutuhan Air Baku di PPU0
“Untuk menciptakan lingkungan sekolah yang benar-benar sehat, semua warga sekolah harus terlibat aktif dan mendukung satu sama lain,” ujarnya.
Ia mencontohkan bahwa salah satu indikator sekolah sehat yang kerap diabaikan adalah kebersihan toilet. Meski terkesan remeh, toilet yang bersih memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan siswa serta staf di sekolah.
“Contoh kecil terkait indikator sekolah sehat adalah kebersihan WC atau toilet. Meski terkesan sepele, apabila WC itu tidak diperhatikan, sekolah akan jauh dari kesan sehat,” kata Sujiati
Sujiati menekankan bahwa lingkungan yang sehat akan berdampak positif pada kualitas belajar mengajar. Ketika siswa dan guru berada di lingkungan yang bersih dan nyaman, proses pendidikan pun berlangsung lebih efektif dan kondusif.
“Kesehatan lingkungan sekolah harus menjadi perhatian utama, karena hal ini sangat berkaitan erat dengan peningkatan mutu pendidikan,” tambahnya. (Adv)










.jpg)
