- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
DPRD Kaltim: Persatuan Jadi Pesan Utama Pidato Kenegaraan Presiden

Keterangan Gambar : Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Salehuddin, menegaskan bahwa pesan persatuan menjadi poin utama dalam Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-30, Jumat (15/8/2025).
Menurutnya, meskipun pelaksanaan pidato tahun ini dimajukan sehari dari biasanya, dan bertepatan dengan waktu salat Jumat di Kaltim yang lebih cepat satu jam sehingga tidak semua isi pidato tersampaikan secara lengkap, inti pesan tetap jelas.
“Temanya jelas, Bersatu Berdaulat untuk Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Menuju Indonesia Maju. Ini momentum untuk mengesampingkan perbedaan pilihan politik pasca pilpres dan pilkada. Saatnya kita bersatu membangun bangsa sesuai peran masing-masing,” kata Salehuddin.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Desak Tambahan Anggaran dan Revisi Regulasi Perlindungan Anak0
- DPRD Kaltim Desak Tambang Utamakan Tenaga Kerja Lokal0
- DPRD Kaltim Ingatkan Pemprov Jangan Abaikan Rumah Sakit Islam Samarinda0
- DPRD Kaltim Desak Pemprov Ambil Sikap Soal Kelanjutan RSI Samarinda0
- DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Pendidikan Seiring Pembangunan Infrastruktur0
Ia menilai pesan persatuan tersebut sangat relevan dengan situasi global yang penuh tantangan. Menurutnya, persatuan harus menjadi modal utama untuk memperkuat kedaulatan, tidak hanya dalam bidang politik, tetapi juga ekonomi dan ketahanan pangan.
“Kondisi dunia sekarang tidak sedang baik-baik saja. Persatuan bisa memupuk rasa nasionalisme sehingga semangat untuk berdaulat itu benar-benar terwujud, baik secara politik, ekonomi, maupun pangan,” tegasnya.
Salehuddin juga menambahkan bahwa capaian pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut menjadi bagian dari pidato, meskipun tidak seluruhnya tersampaikan karena keterbatasan waktu.
“Yang pasti, tema yang diangkat Presiden itu sangat up to date dengan kondisi kebangsaan kita. Persatuan adalah yang paling utama,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
