DPRD Kaltim Gelar Paripurna, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025

By Redaksi 22 Sep 2025, 15:59:06 WIB DPRD Kaltim
DPRD Kaltim Gelar Paripurna, Bahas Revisi Agenda dan Perubahan APBD 2025

Keterangan Gambar : DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Paripurna ke-36 Tahun 2025. (Foto: Humas DPRD Kaltim)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - DPRD Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Paripurna ke-36 Tahun 2025 dengan agenda utama pengesahan revisi kegiatan masa sidang III, serta penyampaian nota penjelasan keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat berlangsung di Ruang Paripurna Gedung Utama DPRD Kaltim, Senin (22/9/2025).

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud didampingi Wakil Ketua I Ekti Imanuel, Wakil Ketua II Ananda Emira Moeis, dan Wakil Ketua III Yenni Eviliana, serta dihadiri 41 anggota DPRD Kaltim. Turut hadir Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, dan perwakilan masyarakat.

Hasanuddin menyampaikan bahwa Badan Musyawarah DPRD Kaltim sebelumnya telah merevisi jadwal kegiatan masa sidang III pada 17 September 2025. Revisi tersebut kemudian dimintakan persetujuan kepada seluruh anggota dewan.

Baca Lainnya :

Dalam rapat, Salehuddin mewakili Pansus Penyelenggaraan Pendidikan mengusulkan penyesuaian jadwal kunjungan kerja agar dapat dimajukan. Usulan ini terkait agenda konsultasi akhir dengan Dirjen Produk Hukum Daerah serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pansus menargetkan laporan kinerja dapat disampaikan pada 21 Oktober 2025.

Menanggapi hal tersebut, Hasanuddin menyatakan akan membicarakan tambahan waktu konsultasi melalui mekanisme surat resmi. “Khusus Pansus Penyelenggaraan Pendidikan, kita bahas kembali agar ada penyesuaian dengan agenda kementerian terkait,” ujarnya.

Selanjutnya, Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan nota keuangan dan Raperda Perubahan APBD 2025. Ia menjelaskan, APBD Kaltim 2025 yang semula Rp21 triliun disesuaikan menjadi Rp21,74 triliun. Rinciannya, pendapatan daerah turun dari Rp20,10 triliun menjadi Rp19,14 triliun atau berkurang 4,73 persen. Belanja daerah naik dari Rp20,95 triliun menjadi Rp21,69 triliun atau bertambah 3,56 persen. Penerimaan pembiayaan meningkat dari Rp900 miliar menjadi Rp2,59 triliun atau naik 153,02 persen. Sementara pengeluaran pembiayaan tetap Rp50 miliar.

“Terima kasih atas sinergi DPRD Kaltim dengan pemerintah daerah. Harapan kami, kolaborasi ini terus terjalin demi mewujudkan pembangunan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan,” ujar Rudy.

Menutup rapat, Hasanuddin menegaskan bahwa sesuai tata tertib DPRD, tahapan selanjutnya adalah penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota keuangan dan Raperda Perubahan APBD 2025 pada rapat paripurna berikutnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.