DPRD Kaltim Dukung Rencana RS Internasional di Samarinda

By Redaksi 04 Jul 2025, 00:27:07 WIB DPRD Kaltim
DPRD Kaltim Dukung Rencana RS Internasional di Samarinda

Keterangan Gambar : Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. (Foto: Humas DPRD Kaltim)


ANALOGNEWS.id, SAMARINDA — Rencana Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk membangun Rumah Sakit (RS) Internasional di samping Hotel Atlet Samarinda mendapat sambutan positif dari DPRD Kaltim. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, menyatakan dukungannya terhadap gagasan tersebut, namun menegaskan pentingnya pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah terluar dan terpencil di Kaltim, bukan hanya terfokus di kota besar seperti Samarinda atau Balikpapan.

“Secara pribadi saya sangat bergembira dengan ide pembangunan RS Internasional ini,” ujar Damayanti.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan berkualitas tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di pusat kota. Wilayah-wilayah lain, terutama yang jauh dari jangkauan fasilitas kesehatan, juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan medis yang layak.

Baca Lainnya :

“Harus menjadi catatan bersama bahwa yang membutuhkan pelayanan kesehatan itu tidak hanya Kota Samarinda. Ada kota-kota lain, terutama di daerah terluar dan terpencil, yang sangat membutuhkan perhatian,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan RS Internasional tidak boleh membuat pemerintah lengah terhadap kebutuhan warga di luar pusat kota. Ia berharap penguatan infrastruktur kesehatan tidak hanya bersifat elitis, tetapi benar-benar menjangkau seluruh masyarakat Kaltim secara merata.

“Masyarakat Kalimantan Timur itu bukan hanya masyarakat Kota Samarinda atau Balikpapan. Daerah terluar pun punya hak yang sama dalam mendapatkan layanan kesehatan,” lanjut Damayanti.

Terkait kekhawatiran akan munculnya persaingan antarfasilitas kesehatan, Damayanti berpandangan bahwa kehadiran RS Internasional justru dapat melengkapi kebutuhan yang belum terpenuhi. Ia mencontohkan masih terbatasnya pelayanan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie sebagai rumah sakit rujukan utama di Samarinda.

“Kalau dibilang persaingan, saya rasa tidak. Justru ini akan membantu. Kita tahu sendiri pelayanan di RS Wahab Syahranie saja masih sangat terbatas,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Damayanti menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kesehatan di Kaltim harus bersifat inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah provinsi diharapkan tidak hanya fokus pada pusat kota, tetapi juga memperhatikan kebutuhan warga di pelosok.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tidak boleh abai terhadap masyarakat di daerah terluar dan terpencil. Mereka juga berhak mendapat pelayanan kesehatan yang sama,” pungkasnya. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.