- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
DLH Target Bangun 50 Bank Sampah Hingga 2025

ANALOGNEWS.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang akan menambah bank sampah di Kota Bontang untuk mengurangi sampah yang diolah di tempat pembuangan akhir (TPA).
Program ini bagain dari tercapainya target pengurangan 30 persen sampah ke TPA. Dinas Lingkungan Hidup Kota menargetkan membangun bank sampai hingga 50 unit padan tahun 2025.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Bank Sampah Induk Kota Bontang Syahkruddin. Dia mengatakan, dengan jangka waktu hingga 3 tahun ke depan, DLH berencana akan membangun bank sampah hingga mencapai 50 unit.
Baca Lainnya :
- Kurangi Sampah ke TPA dengan Bank Sampah Induk Bessai Berinta0
- DLH bersama Mahasiswa KKN Unmul Ajak Warga Selambai Jaga Ekosistem Laut0
- DLH Bersama Warga Bentuk Bank Sampah di BK0
- Kurangi Sampah ke TPA, DLH Bakal Bangun 7 Bank Sampah0
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, DLH Bontang Tanam 1.000 Pohon Mangrove0
Dia menyampaikan, saat ini bank sampah unit di Kota Bontang telah mencapai 35, sehingga jangka waktu 3 tahun ditargetkan ada penambahan hingga 15 unit.
"Kita target tahun 2025 sudah cukup 50 unit bank sampah," katanya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Selain 35 unit bank sampah, DLH Bontang juga telah membangun bank sampah induk yang dapat menampung hingga 10 ton sampah setiap bulan.
Dengan kehadiran Bank sampah induk ini, Syahkruddin bilang dapat mengurangi pengiriman sampah ke TPA.
Selain mengurangi sampah ke TPA, bank sampah juga menjadi penghasilan tambahan kepada masyarakat dengan menukarkan sampah rumah tangga mereka ke bank sampah.
Sebab, sampah yang diolah ini memiliki nilai jual atau dapat didaur ulang.
"Sampah yang dapat didaur ulang bisa ditukarkan ke bank sampah," ujarnya.
"Saat ini ada 35 Bank Sampah Unit di kota Bontang hampir semua sampahnya masuk ke BSI," Syahkruddin menambahkan. (Ar/An)










.jpg)
