DLH Bontang Menjaga Ekosistem Laut dengan Kapal Pengangkut Sampah

By Redaksi 14 Jun 2022, 09:00:02 WIB Daerah
DLH Bontang Menjaga Ekosistem Laut dengan Kapal Pengangkut Sampah

Keterangan Gambar : Petugas DLH saat membersihkan sampah di Laut (foto-Amril)


ANALOGNEWS.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang terus menggalakkan kebersihan pesisir dengan armada laut atau kapal pengangkut sampah  di tiga titik, antaranya Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Kuala dan Loktuan. 

Armada itu digunakan untuk mengangkut sampah di daerah pesisir Bontang. Setiap kapal dioperasikan dua pekerja dari DLH. Keduanya, ada yang bertugas mengoperasikan kapal, dan satu orang mengambil sampah. 

Baca Lainnya :

Petugas DLH saat membersihkan sampah di Sungai BK

Kepala Bidang Kebersihan dan Pemanfaatan Lingkungan DLH Bontang, Hasman mengatakan, selain menjaga ekosistem laut, pengoperasian kapal pengangkut sampah ini juga diharapkan dapat mengurangi dampak banjir akibat penumpukan sampah, dan menjaga lingkungan sekitar obyek wisata seperti Bontang Kuala dan Selambai.

Kehadiran armada kebersihan laut DLH ini berdampak positif bagi lingkungan pesisir. Untuk itu, pihaknya berencana menambah armada di wilayah pesisir lainnya.

"Apa bila anggaran mencukupi kita akan menambah armada di Kelurahan Tanjung Limau, agar kebersihan di wilayah pesisir kita terus terjaga," Ujar Hasman, saat ditemui, Senin (13/6/2022).

Sampah yang telah dipungut kemudian dikumpulkan para petugas dan dibuang ke tempat pembuangan sampah (TPS) yang telah disediakan. 

"Sampah yang dipungut itu jenis sampah plastik atau yang mengapung di atas permukaan laut. Setelah sampah dipungut lalu dibuang ke TPS," tambah Hasman.

Salah satu petugas kebersihan Laut, kelurahan Bontang Kuala Hendra, mengungkapkan aktivitasnya sebagai petugas kebersihan dilaut, dia mulai dari pagi hingga sore. 

Selamat jam operasi itu, dia bersama satu rekannya akan mengelilingi pesisir Bontang Kuala untuk memungut sampah. Setiap memulai pekerjaannya terlebih dahulu membersihkan area aliran sungai Bontang Kuala.

Dikatakan Hendra, kebanyakan sampah yang ia pungut merupakan sampah yang terbawah arus sungai. "Yang banyak itu sampah-sampah dari atas, apalagi setiap banjir terlihat sekali lonjakan sampah," ujarnya saat ditemui di Bontang Kuala, Minggu (12/6/2022) sore. 

"Harapan saya masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan khususnya diarea sungai, karena sampahnya akan mengalir ke laut dan itu tidak baik untuk ekosistem laut kita jika terus-terusan tercemari oleh sampah," tambahnya. (Ar/An)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.