- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dispora Kaltim Rancang Sekolah Olahraga Disabilitas, Dorong Prestasi dan Pembinaan Atlet Khusus
Analognews.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) merencanakan pembangunan sekolah olahraga yang ditujukan khusus untuk penyandang disabilitas.
Ini bertujuan untuk menciptakan fasilitas yang dapat mendukung para atlet disabilitas dalam mengembangkan kemampuan mereka di bidang olahraga.
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Tuntaskan Bimtek dan Serahkan Bantuan Untuk Pengembangan Karang Taruna0
- Arsip Dispora Kaltim Dimusnahkan untuk Efesiensi Kerja dan Mengoptimalkan ruang0
- Dispora Kaltim Fokus Pembinaan Atlet Panahan untuk Raih Prestasi Nasional dan Internasional 0
- Dorong Pemuda Aktif di Karang Taruna Guna Majukan Daerah dan Provinsi Kaltim 0
- Dispora Kaltim Gencarkan Pelestarian Olahraga Tradisional sebagai Warisan Budaya0
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra Sugiarta, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen Dispora Kaltim untuk meningkatkan pembinaan atlet disabilitas.
"Sekolah ini diharapkan dapat menjadi pusat pelatihan sekaligus pendidikan yang inklusif dan representatif bagi para atlet disabilitas," ucap Bagus saat diwawancara, Rabu (6/11/2024).
"Fasilitas yang kami rencanakan diharapkan akan memenuhi kebutuhan latihan khusus bagi mereka," singkatnya.
Bagus menjelaskan, hal ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang diusung oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, pemerintah pusat berkomitmen untuk menciptakan inklusivitas yang merata bagi seluruh masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas.
"Visi Pak Prabowo adalah untuk tidak membedakan perlakuan antara penyandang disabilitas dengan yang bukan disabilitas," tambahnya.
Pendirian sekolah olahraga ini diharapkan dapat menjadi tempat yang mampu mendorong peningkatan prestasi para atlet disabilitas di Kaltim.
Pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021 di Papua, atlet disabilitas Kaltim berhasil meraih peringkat ke-15. Lebih membanggakan lagi, pada Peparnas 2024 yang diselenggarakan di Solo, mereka naik peringkat menjadi posisi ke-13.
Prestasi ini menjadi motivasi bagi Dispora Kaltim untuk terus memberikan dukungan yang maksimal bagi para atlet disabilitas agar dapat terus berkembang.
Menurut Bagus, rencana pembangunan sekolah ini telah melalui pembahasan yang matang dengan berbagai pihak terkait, termasuk Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kaltim.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang turut mendorong terwujudnya rencana ini," pungkasnya.
"Kami berharap, dengan adanya sekolah olahraga khusus, para atlet disabilitas di Kaltim dapat mengasah keterampilan dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi," pungkas Bagus.
Rencana pembangunan sekolah ini mencakup berbagai fasilitas yang ramah disabilitas, mulai dari lapangan olahraga, peralatan latihan khusus, hingga tenaga pendamping yang berpengalaman dalam melatih atlet disabilitas.
Terakhir, sekolah ini nantinya akan mengintegrasikan kurikulum pendidikan yang mengedepankan aspek olahraga dan pendidikan umum, sehingga siswa dapat memperoleh pendidikan yang seimbang antara akademik dan keterampilan olahraga. (Adv).










.jpg)
