- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Dispora Kaltim Genjot Pembenahan Stadion Palaran, Aksesibilitas Jadi Fokus Utama
Analognews.id, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus menggenjot pembenahan Stadion Utama Palaran yang diharapkan menjadi pusat olahraga utama di provinsi tersebut.
Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, berbagai perbaikan dan peningkatan fasilitas dilakukan agar stadion ini memenuhi standar internasional.
Baca Lainnya :
- Dispora Kaltim Sukses Gelar Kejuaraan Piala Gubernur 3x3 Basketball 2024 di Samarinda0
- Ahzami Fadhila Akbar, Pemuda Terbaik Berprestasi Kaltim 2024, Berbagi Kisah Inspiratif0
- Dispora Kaltim Sukses Gelar Lomba Modern Dance, Tim Scarecrow Raih Juara Pertama0
- Choliq Hidayah Raih Juara 1 Pemuda Pelopor Inovasi Teknologi 2024 dengan Inovasi Baling-Baling Kapal0
- Dispora Kaltim Gelar Piala Suratin untuk Pembinaan Sepak Bola Usia Dini0
Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi, salah satu tantangan utama dalam memaksimalkan fungsi Stadion Palaran adalah masalah aksesibilitas.
Lokasi stadion yang berada cukup jauh dari pusat kota Samarinda dan minimnya akses transportasi publik menjadi hambatan bagi masyarakat untuk mengunjungi tempat tersebut.
“Kendala terbesar saat ini adalah akses menuju stadion. Lokasinya memang jauh dari pusat kota dan transportasi umum masih belum tersedia untuk rute ke sana,” ungkap Junaidi, Rabu (6/11/2024).
Pemprov Kaltim berkomitmen untuk meningkatkan kualitas stadion sesuai standar FIFA. Tidak hanya pada lapangan dan penerangan, tetapi juga pada akses jalan menuju stadion.
Junaidi mengungkapkan, pembenahan ini penting agar Stadion Palaran dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat.
Stadion Utama Palaran sendiri memiliki luas mencapai 82 hektar, menjadikannya salah satu area olahraga terbesar di Kalimantan Timur.
Hal ini berbeda dengan Stadion Kadrie Oening yang terletak di Samarinda dan terbatas dari segi lahan, sehingga tidak memungkinkan untuk pengembangan lebih lanjut.
“Keunggulan Stadion Palaran adalah lahannya yang luas, berbeda dengan Stadion Kadrie Oening yang tidak bisa dikembangkan lagi,” tambah Junaidi.
Dengan pembenahan yang sedang berlangsung, Pemprov Kaltim berharap Stadion Utama Palaran dapat menjadi kebanggaan warga Kaltim dan mendorong peningkatan kegiatan olahraga di provinsi tersebut.
Junaidi juga menyampaikan harapannya agar stadion ini nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk berbagai acara olahraga dan kegiatan masyarakat lainnya.
“Kami ingin stadion ini menjadi pusat olahraga yang berfungsi maksimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kaltim,” pungkasnya. (Adv).










.jpg)
