- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Disketapang Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah

Keterangan Gambar : Foto: Ahyani Fadianur Diani, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kukar saat memberikan sambutan.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Menjelang perayaan Idul Fitri, Dinas Ketahanan Pangan Kukar mengambil langkah proaktif dengan mengadakan gerakan pangan murah di Taman Eks Tanjong.
Acara yang berlangsung pada 19-20 Maret 2024 ini dirancang untuk membantu masyarakat yang terkena dampak inflasi dengan menyediakan sembako dengan harga ekonomis.
Ahyani Fadianur Diani, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kukar, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari upaya Pemkab Kukar untuk mendukung ketahanan pangan.
Baca Lainnya :
- Musrembang Kecamatan Tenggarong, Fokus pada Pembangunan Infrastuktur dan Pencegahan Stunting 0
- Desa Sumber Sari Fokus Pembenahan Infrastruktur Tahun 20240
- Pemdes Rapak Lambur Edukasi Remaja tentang Pernikahan Dini0
- Dinkes Kukar Targetkan Rumah Sakit Muara Badak Rampung Akhir 2024 0
- Gantikan Martina, Kusnandar Pimpin Dinas Kesehatan Kukar 0
“Kami ingin memastikan bahwa semua orang dapat menikmati bulan puasa dan Idul Fitri tanpa kekhawatiran ekonomi,” ucap Ahyani.
Dengan distribusi beras yang telah mencapai 15 ton pada hari pertama dan rencana penambahan 10 ton pada hari kedua, gerakan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang berarti bagi masyarakat.
Selain itu, keterlibatan UMKM dan perusahaan ritel besar menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung perekonomian lokal. (Adv)










.jpg)
