- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
- Kapal Fiber dan Jaring Gillnet Disiapkan, DKP3 Bontang Dorong Produktivitas KUB Nelayan
- DKP3 Perkuat Pengawasan Distribusi MBG, Pastikan Makanan Aman hingga Diterima Siswa
- Pemkot Serahkan Penanganan Sengketa Kapal Roro ke Kejaksaan, Neni: Itu Aset Pemerintah
- DKP3 Dorong Produktivitas Peternakan, Bantuan Kambing dan Pakan Difokuskan untuk Pengembangan Ternak
- DKP3 Libatkan Lintas OPD Susun FSVA 2026, Data Ketahanan Pangan Tiap Kelurahan Diverifikasi
- Libatkan Pelajar dalam Perintis Anti Narkoba, Wali Kota Bontang Pastian Pengurus Bebas Narkoba
- DKP3 Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan BONTAMI, Perkuat Hilirisasi Rumput Laut Bontang
- DP3AKB Bontang Sosialisasikan Aplikasi Si SAKA, Permudah Masyarakat Laporkan Dugaan Kekerasan
- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
Dinkes Bontang Gelar Seminar Lansia Menuju Kota Ramah dan Inklusif

Keterangan Gambar : Dinkes Bontang Gelar Seminar Lansia Menuju Kota Ramah dan Inklusif
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Memperingati HUT ke-28 Kota Bontang, Dinas Kesehatan menggelar seminar kesehatan khusus bagi lansia di Pendopo Rujab Walikota, dengan komitmen membangun kota inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Acara ini dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Bontang, Dasuki, yang hadir mewakili Pjs. Walikota.
Dalam sambutannya, Dasuki memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan, RSUD Taman Husada, dan puskesmas yang terus melayani dengan inklusivitas.
“Kami ingin menjadikan Bontang sebagai kota inklusif yang nyaman untuk semua usia, dari anak-anak hingga lansia. Dengan tema ‘Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat,’ kita harapkan acara ini membawa manfaat lebih dari sekadar seremonial,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Menyongsong PEDA XI Tahun 2025, DPRD Kaltim Beri Dukungan Maksimal0
- Menginspirasi Keterwakilan Perempuan, Yenni Eviliana Jabat Wakil Ketua DPRD Kaltim0
- Kolaborasi DPRD dan Pemprov Kaltim Kunci Sukses Pemerataan Pembangunan0
- Ketahanan Pangan Lokal Solusi Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan0
- Andi Satya Ungkap Tiga Tantangan Krusial Pembangunan di Kalimantan Timur0
Sementara, Ketua Pelaksana Bambang Sri Mulyono, yang juga Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat mengatakan, sebanyak 284 peserta turut hadir dalam seminar ini, terdiri dari 160 lansia serta para kader dan pengelola kesehatan.
Diharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perhatian terhadap kesehatan lansia, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan inklusif bagi mereka.
"Ini adalah langkah konkret dalam upaya kesehatan masyarakat yang akan terus kita lanjutkan. Selanjutnya, kami akan mengadakan pembekalan bagi kader dan pengelola pada 31 Oktober mendatang," ungkapnya.
Acara ini menghadirkan narasumber berpengalaman, seperti drg. Winda Futriani yang berbicara mengenai kesehatan gigi lansia, serta dr. Ni Made Ayu yang membahas pentingnya gizi bagi lansia. Selain itu, seminar ini dihadiri oleh Ketua TPPKK Musyarofah Munawar, camat, lurah, perwakilan Dinas Sosial, serta para kepala puskesmas.
Sesi pembukaan seminar dimeriahkan dengan senam bersama para lansia, sebagai bentuk promosi hidup sehat. (*)










.jpg)
