- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Desa Perjiwa Berinovasi dalam Budidaya Ikan Nila Berkat Dukungan DKP Kukar

Keterangan Gambar : Kades Perjiwa, Erik Nur Wahyudi.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Desa Perjiwa, yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang, telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam sektor perikanan.
Kepala Desa Perjiwa, Erik Nur Wahyudi, menyatakan bahwa kerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) telah menghasilkan peningkatan produksi ikan nila.
"Kami fokus pada kelompok budi daya ikan di keramba pinggir Sungai Mahakam," ujar Erik pada Senin (8/4/2024).
Baca Lainnya :
- Desa Perjiwa Segera Miliki BPU, Wujud Nyata Pembangunan Berkelanjutan0
- Transformasi Embung Dumati: Dari Rawa Menjadi Destinasi Wisata0
- Satgas Anti Narkoba Kelurahan Panji, Upaya Tangkal Peredaran Narkotika0
- 12 OPD Masih Kosong, Pemkab Kukar Segera Buka Seleksi Jabatan Tinggi Pratama0
- Pemerintah Kecamatan Muara Wis Perkuat Langkah Pencegahan Stunting0
Erik menambahkan bahwa mayoritas warga Perjiwa berprofesi sebagai pembudidaya ikan, dengan banyak di antara mereka memiliki keramba di pinggir sungai.
Kata dia, Pemkab Kukar melalui DKP Kukar telah memberikan bantuan yang signifikan, termasuk bibit ikan nila, pakan, dan pembuatan keramba. "Kalau yang sudah punya keramba itu biasanya pakan sama bibit saja yang dibantu," tambahnya.
Bantuan tersebut telah membuahkan hasil. Kelompok pembudidaya ikan di desa tersebut dapat memanen hingga 300 kilogram ikan nila per masa panen.
Hasil panen ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga dikirim ke kota-kota lain seperti Samarinda dan Bontang.
Selain memberikan bantuan langsung, Erik juga membantu warga membuat dan mengusulkan proposal kepada DKP Kukar. Inisiatif ini memungkinkan kelompok pembudidaya ikan untuk mendapatkan bantuan secara bergiliran setiap tahunnya. "Kemarin ada bantuan bibit sekitar 150 ribu ekor," beber Erik.
Kata Erik, dengan adanya bantuan ini, Desa Perjiwa berharap dapat terus meningkatkan produksi ikan nila dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian lokal.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam mengembangkan sektor perikanan mereka. (Adv)










.jpg)
