- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Darlis Pattalongi: Pendidikan Investasi Terbaik untuk Masa Depan Benua Etam

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Di tengah gemuruh masifnya eksploitasi sumber daya alam di Kalimantan Timur (Kaltim), seorang legislator memilih jalur yang berbeda untuk kemajuan daerah. Muhammad Darlis Pattalongi, Anggota Dewan Perwkilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yakin bahwa fondasi sejati untuk pembangunan jangka panjang bukanlah pada kekayaan tambang, tetapi pada manusia-manusia yang berpendidikan yang siap menciptakan perubahan.
Darlis sapaan akrabnya, ia percaya bahwa investasi terbaik yang bisa dilakukan negara adalah pendidikan. “Saya ingin memfokuskan waktu untuk berbicara lebih jauh tentang pendidikan,” ujarnya dengan tegas.
“Ketika masalah pendidikan terselesaikan, banyak persoalan lain yang juga ikut terselesaikan,” sambungnya.
Menurut Darlis, pendidikan bukan sekadar teori, tapi sebuah solusi. Ia menyebutkan bahwa individu yang memiliki pendidikan cenderung lebih mandiri dan mampu menciptakan peluang, yang berarti mengurangi beban negara.
“Kalau orangnya berpendidikan, dia bisa mengurus dirinya sendiri dan bahkan menciptakan lapangan kerja. Sebaliknya, pendidikan yang rendah akan menjadi beban berat bagi negara,” jelasnya.
Sebagai bukti, Darlis menunjuk keberhasilan negara-negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura. Tanpa kekayaan sumber daya alam, negara-negara ini mampu menjadi kekuatan ekonomi dunia berkat investasi besar-besaran pada sumber daya manusia.
Darlis berharap Kalimantan Timur bisa belajar dari hal ini, mengingat daerahnya selama ini lebih bergantung pada hasil tambang.
“Jepang, yang pernah hancur akibat bom Hiroshima dan Nagasaki, bisa bangkit luar biasa berkat SDM mereka yang unggul,” tambahnya, mengingatkan betapa pentingnya pendidikan sebagai pilar pembangunan.
Dengan visi mulia ini, Darlis berjanji untuk memperjuangkan pendidikan sebagai prioritas selama masa jabatannya. Meskipun sektor-sektor lain juga penting, ia yakin hanya melalui pendidikan yang kuat, Kaltim bisa mencapai kemajuan yang berkelanjutan.
“Kemajuan Kaltim di masa depan sangat ditentukan oleh SDM yang kita bina hari ini, bukan SDA-nya,” tutup Darlis dengan penuh semangat. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
