- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Budianto Bulang Usulkan Pembangunan Sirkuit Permanen untuk Menangkal Balap Liar

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Budianto Bulang. (Foto: Fai)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Di tengah maraknya aksi balap liar yang semakin melibatkan banyak anak muda di Kalimantan Timur (Kaltim), muncul keresahan di kalangan masyarakat.
Aktivitas yang kerap terjadi di jalanan ini tidak hanya berbahaya, tetapi juga menimbulkan dampak negatif terhadap ketertiban umum.
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Tetap Fokus Jalankan Agenda Penting Meskipun AKD Belum Terbentuk0
- Menjaga Demokrasi, Pengecekan Kesiapan Pilkada Serentak 2024 di Bontang0
- Pemuda Didorong Terlibat dalam UMKM untuk Majukan Ekonomi Lokal di Era Digital0
- Jhon Kenedy Minta Program Seragam Sekolah Gratis Harus Berlanjut0
- Sujiati, Anggota DPRD PPU, Dorong Peran Perempuan dalam Perekonomian0
Namun, di balik masalah tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Budianto Bulang, melihat peluang untuk menciptakan solusi yang lebih konstruktif.
Budianto menyarankan agar pemerintah provinsi menyediakan fasilitas yang lebih aman dan terorganisir untuk para pemuda yang gemar balap motor. Menurutnya, daripada membiarkan anak-anak muda terjebak dalam aktivitas berisiko di jalan raya, lebih baik mereka diberi kesempatan untuk mengasah kemampuan di sirkuit yang memiliki standar keamanan profesional.
"Daripada terus membiarkan mereka bebas di jalanan, lebih baik kita beri mereka ruang yang tepat untuk berlatih. Pembinaan yang baik akan mengalihkan energi mereka ke hal yang lebih positif," ujar Budianto, yang juga menekankan pentingnya merubah persepsi masyarakat terhadap fenomena balap liar ini.
Budianto mengusulkan pembangunan sirkuit permanen sebagai solusi utama untuk menanggulangi balap liar. Dengan fasilitas yang memadai, para pemuda tidak hanya bisa berlomba dengan aman, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka di dunia balap motor.
Ia menilai, sirkuit tersebut akan memberikan wadah yang tepat bagi mereka untuk berkompetisi tanpa merugikan keselamatan diri sendiri atau orang lain.
“Sirkuit permanen harus segera dibangun. Jangan biarkan mereka terus terlibat dalam kegiatan berisiko. Anak muda butuh wadah yang mendukung minat mereka, bukan dibiarkan bebas tanpa kontrol,” tegasnya.
Selain itu, Budianto juga mengungkapkan pentingnya perhatian khusus terhadap sirkuit motorcross, yang menggunakan lap tanah.
Menurutnya, sirkuit jenis ini memerlukan perawatan ekstra, terlebih ketika musim hujan. Pembenahan rutin akan memastikan fasilitas tersebut tetap layak digunakan dan aman bagi para peserta.
Lebih dari sekadar memberikan ruang bagi para pemuda untuk berkompetisi, Budianto juga melihat potensi ekonomi yang bisa ditumbuhkan dari adanya sirkuit permanen.
Dengan mengadakan berbagai event balap, sirkuit ini tidak hanya akan menarik wisatawan, tetapi juga membuka peluang bisnis baru bagi masyarakat sekitar. Pendapatan daerah pun berpotensi meningkat dengan adanya kegiatan otomotif yang terorganisir.
"Kami berharap Kaltim bisa menjadi pusat kegiatan otomotif yang tidak hanya mencetak atlet-atlet berprestasi, tetapi juga bisa menggerakkan ekonomi daerah," ujar Budianto, berharap sirkuit permanen bisa menjadi solusi jangka panjang yang menguntungkan bagi semua pihak.
Melalui langkah-langkah ini, Budianto yakin bahwa pemerintah Kaltim dapat mengubah wajah balap motor, dari sebuah ajang yang penuh kontroversi menjadi prestasi yang membanggakan.
Dengan memberikan wadah yang tepat, diharapkan fenomena balap liar bisa bertransformasi menjadi kegiatan yang lebih aman, teratur, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
