- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bontang Lestari Jadi Kawasan Industri, DPMPTSP Siapkan Enam Kluster Strategis

Keterangan Gambar : Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mulai mempercepat transformasi ekonomi dengan mengembangkan kawasan industri Bontang Lestari sebagai pusat pertumbuhan baru.
Kawasan seluas 1.102,94 hektare itu kini dibagi ke dalam enam kluster, menandai langkah serius pemerintah daerah untuk menggeser orientasi ekonomi dari sektor energi menuju sektor pengolahan dan manufaktur.
Pembagian kluster ini dilakukan untuk memastikan investasi yang masuk lebih terarah, sekaligus menyesuaikan karakter lahan yang beragam, mulai dari bakau, semak, hingga lahan kering.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Sebut Tol Samarinda–Bontang Jadi Pengungkit Daya Saing Kawasan Industri Bonles0
- DPMPTSP Bontang Terapkan Pengawasan Usaha Berbasis Risiko0
- DPMPTSP Perkuat Standar Keselamatan Pasien, Perizinan Penata Anestesi Kini Lebih Ketat dan Digital0
- DPMPTSP Bontang Kawal Investasi, Pabrik Sabun Berbasis CPO Siap Dibangun di Bontang Lestari0
- Pengajuan Perubahan Persetujuan Lingkungan di Bontang Kian Ketat, Pemohon Wajib Penuhi 14 Syarat Dok0
Kondisi tersebut memberi fleksibilitas bagi Bontang Lestari untuk dikembangkan menjadi kawasan industri multisegmen yang ramah lingkungan.
Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, menyebut strategi klusterisasi sebagai fondasi pembangunan industri jangka panjang.
“Kluster industri ini kami siapkan sebagai pusat ekonomi baru. Investor bisa masuk dengan tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan,” terangnya, Senin (17/11/2025).
Enam kluster itu nantinya diarahkan untuk berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, industri berbasis hasil laut, hingga energi dan turunan kimia. Dengan konsep berbeda pada tiap kluster, investor dapat memilih lokasi sesuai jenis usaha dan kebutuhan fasilitas pendukung.
Menurut Karel, keragaman sektor industri yang bisa masuk membuktikan bahwa masa depan ekonomi Bontang tidak lagi bergantung pada energi dan gas alam. Kota ini memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri pengolahan berbasis lokal, seperti rumput laut, produk hasil laut, kosmetik, farmasi, hingga pengolahan limbah dan produksi turunan kimia seperti biodiesel serta gliserin.
“Keberagaman ini membuktikan bahwa ekonomi Bontang tidak melulu soal energi. Ada ruang besar bagi industri manufaktur dan pengolahan sumber daya lokal untuk tumbuh,” ujarnya. (Adv)










.jpg)
