- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Bontang Lestari Jadi Kawasan Industri, DPMPTSP Siapkan Enam Kluster Strategis

Keterangan Gambar : Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel
ANALOGNEWS.id, BONTANG - Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mulai mempercepat transformasi ekonomi dengan mengembangkan kawasan industri Bontang Lestari sebagai pusat pertumbuhan baru.
Kawasan seluas 1.102,94 hektare itu kini dibagi ke dalam enam kluster, menandai langkah serius pemerintah daerah untuk menggeser orientasi ekonomi dari sektor energi menuju sektor pengolahan dan manufaktur.
Pembagian kluster ini dilakukan untuk memastikan investasi yang masuk lebih terarah, sekaligus menyesuaikan karakter lahan yang beragam, mulai dari bakau, semak, hingga lahan kering.
Baca Lainnya :
- DPMPTSP Sebut Tol Samarinda–Bontang Jadi Pengungkit Daya Saing Kawasan Industri Bonles0
- DPMPTSP Bontang Terapkan Pengawasan Usaha Berbasis Risiko0
- DPMPTSP Perkuat Standar Keselamatan Pasien, Perizinan Penata Anestesi Kini Lebih Ketat dan Digital0
- DPMPTSP Bontang Kawal Investasi, Pabrik Sabun Berbasis CPO Siap Dibangun di Bontang Lestari0
- Pengajuan Perubahan Persetujuan Lingkungan di Bontang Kian Ketat, Pemohon Wajib Penuhi 14 Syarat Dok0
Kondisi tersebut memberi fleksibilitas bagi Bontang Lestari untuk dikembangkan menjadi kawasan industri multisegmen yang ramah lingkungan.
Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, menyebut strategi klusterisasi sebagai fondasi pembangunan industri jangka panjang.
“Kluster industri ini kami siapkan sebagai pusat ekonomi baru. Investor bisa masuk dengan tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan,” terangnya, Senin (17/11/2025).
Enam kluster itu nantinya diarahkan untuk berbagai sektor, mulai dari manufaktur, logistik, industri berbasis hasil laut, hingga energi dan turunan kimia. Dengan konsep berbeda pada tiap kluster, investor dapat memilih lokasi sesuai jenis usaha dan kebutuhan fasilitas pendukung.
Menurut Karel, keragaman sektor industri yang bisa masuk membuktikan bahwa masa depan ekonomi Bontang tidak lagi bergantung pada energi dan gas alam. Kota ini memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri pengolahan berbasis lokal, seperti rumput laut, produk hasil laut, kosmetik, farmasi, hingga pengolahan limbah dan produksi turunan kimia seperti biodiesel serta gliserin.
“Keberagaman ini membuktikan bahwa ekonomi Bontang tidak melulu soal energi. Ada ruang besar bagi industri manufaktur dan pengolahan sumber daya lokal untuk tumbuh,” ujarnya. (Adv)










.jpg)
