- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Basri Rase Minta DPM-PTSP Bontang Kaji Betul Kerjasama Pengelolaan Industri

Keterangan Gambar : Wali Kota Bontang, Basri Rase
ANALOG NEWS - PT Kawasan Industri Bontang (PT KIB) melibatkan kerja sama dengan Pemerintah Kota Bontang untuk mengelola lahan industri di Bontang Lestari.
Lahan tersebut seluas 1.102 hektare, dengan 600 hektare di antaranya telah mendapatkan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
Wali Kota Bontang, Basri Rase, menekankan pentingnya kajian mendalam oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) terkait kerjasama ini.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Minta DPM-PTSP Bontang Permudah Urusan Izin Usaha Kecil0
- Izin PBG Harus Penuhi Syarat Arsitek Bersertifikat, DPM-PTSP Bontang: Segera Dibahas0
- Kepala DPM-PTSP Bontang: Kita Siap Jadi Kota Tujuan Investor0
- Layanan Tenant Dinas Lingkungan Hidup di DPM-PTSP Bontang0
- Soal Reklame Rokok, Ini Kata DPM-PTSP Bontang0
"Hilirisasi industri sangat diperlukan untuk meningkatkan perekonomian kota dan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi warga lokal," ungkapnya.
Untuk memaksimalkan manfaat ekonomi, PT KIB diharapkan menggunakan mitra lokal seperti PT Bontang Migas Energi (BME) dan Perumda Tirta Taman untuk berbagai kebutuhan industri, seperti pengoperasian gas dan penyediaan air.
Wali Kota juga berharap adanya investasi baru yang berpotensi untuk kemajuan kota, seperti pembangunan pelabuhan peti kemas dan pabrik kaca. (ADV)










.jpg)
