- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Bahruddin Demmu Tanamkan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan di Desa Sebuntal

Keterangan Gambar : Baharuddin Demmu sosialisasi wawasannkebangsang di Desa Sebuntal, Kukar, Kaltim. (*)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Baharuddin Demmu menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) ke -5 di Desa Sebuntal, Marangkayu, Kutai Kartanegara, Sabtu, (11/11/23) lalu.
Agenda Sosbang tersebut turut dihadiri oleh masyarakat sekitar, serta dua narasumber yakni, Dr. Haris Retno Susmiyati, S.H, M.H dan Dr. Rosmini, S.H, M.H, dan di Moderatori oleh Siti Rahmah, S.H.
Dimulai dengan pemaparan Baharuddin Demmu tentang mengapa DPRD Kaltim menggelar Soswasbang. Dia menjelaskan, agenda ini adalah upaya DPRD Kaltim untuk menyebarluaskan wawasan kebangsaan, yakni empat konsensus kebangsaan.
Baca Lainnya :
- Potensi Pemanfaatan SKM jadi Perhatian Siti Rizky Amalia0
- Perusahaan Asing Didorong Bertanggung Jawab dalam Pengembangan SDM Lokal0
- Hamas: Semangat Pahlawan Menjadi Kunci Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan0
- Encik Wardani Dorong Pemanfaatan E-Katalog oleh Pelaku UMKM0
- DPRD Kaltim Terima Penghargaan dari KPID sebagai Mitra Strategis0
“Sosialisasi wawasan kebangsaan merupakan salah satu tanggung jawab DPRD Kaltim dalam rangka membangun landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara terdiri dari landasan idelogi pancasila, konstitusi, persatuan dan kesatuan, dan semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia dan pembangunan di daerah,” ungkap Baharuddin Demmu.
Baharuddin Demmu juga menegaskan, kemajemukan bangsa Indonesia harus dijaga dan dipelihara sebagai modal sosial dan sumber kekayaan bangsa.
Selain itu, Ketua Komisi I DPRD Kaltim ini juga berharap dengan adanya sosialisasi wawasan kebangsaan terkait implementasi dari empat pilar berkebangsaan juga dapat memberikan pemahaman kepada rakyat tentang nilai-nilai lima dasar pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum Unmul Haris Retno mengatakan kegiatan Sosbang ini sangat penting untuk kehidupan berbangsa dan bernegara, bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat wujud dari nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini semua kan bagaimana memperkuat kehidupan kebangsaan untuk mencapai tujuan negara yang didalam pembukaan UUD 45 khususnya alinea ke- 4 dikatakan salah satunya dalam menciptakan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, perdamaian abadi dan keadilan sosial bagi seluruh warga negara Indonesia, saya kira itu tujuan kita,” jelas dirinya.
Dia menjelaskan pentingnya wawasan kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Wawasan kebangsaan menentukan identitas bangsa, kita mempunyai ciri khas yang membedakan kita dengan bangsa lain yaitu empat pilar kebangsaan dan kita harus bangga dengan hal ini,” jelasnya.
Kemudian dilanjutkan Rosmini yang memaparkan lebih rinci tentang ruang lingkup empat konsensus wawasan kebangsaan. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan, Bhineka Tunggal Ika.
Ia pun memaparkan implementasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan, Bhineka Tunggal Ika. Dia memberikan sejumlah contoh, yang relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. (Adv)










.jpg)
