- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Alda, Pemuda Pelopor dari Tenggarong: Inspirasi di Bidang Pendidikan dan Keterampilan Menjahit
Analognews.id, SAMARINDA – Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 yang jatuh pada 28 Oktober, perhatian masyarakat terarah pada para pemuda inspiratif yang telah menciptakan dampak positif di masyarakat. Salah satunya adalah Ada Al Ali Murrabbaniah, atau yang lebih akrab disapa Alda, seorang pemuda berprestasi dari Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dengan dedikasi dan ketekunannya dalam bidang pendidikan dan keterampilan, Alda berhasil membawa nama Kukar harum di tingkat provinsi.
Baca Lainnya :
- Minat Olahraga Masyarakat Kaltim Masih Rendah, Dispora Berupaya Meningkatkan Partisipasi0
- Program Kepemudaan Kaltim Harus Diselaraskan Dengan Program di Kabupaten Kota0
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur mengumumkan Alda sebagai salah satu pemuda pelopor di bidang pendidikan.
Wanita 22 tahun ini meraih prestasi setelah bersaing dengan 50 kontestan lainnya. Alda dianggap berhasil menunjukkan kontribusi nyata melalui usaha yang didirikannya, yakni Rumah Jahit Alda, yang berlokasi di Jalan Triyu, Tenggarong.
Minat Alda terhadap dunia jahit berawal dari kecintaannya pada busana yang indah. Menjadikan keterampilan jahit sebagai hobi, Alda kemudian berinisiatif untuk mengembangkan hobi tersebut menjadi sebuah profesi yang kini banyak diminati masyarakat.
“Setelah melihat berbagai model busana yang menarik, saya merasa ingin mencoba menjahit sendiri,” kata Alda saat ditemui upacara Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2024).
Lulusan SMK 2 Tenggarong jurusan Tekstil ini memulai perjalanan menjahitnya dengan menerima permintaan permak baju seperti kebaya, dress, dan baju pengantin. Pada awal pandemi Covid-19, Alda berinovasi membuat masker, yang ternyata menjadi langkah awal dalam merintis usaha Rumah Jahit Alda pada 2020.
Usahanya berkembang, dan pada 2022, ia mulai mengajak pemuda-pemudi setempat untuk belajar menjahit di tempat usahanya. Hal ini tidak hanya membantu mereka mengembangkan keterampilan baru tetapi juga menambah rasa percaya diri mereka.
Alda mengungkapkan bahwa keberanian memulai usaha di usia muda merupakan langkah yang sangat berarti. “Di tahun pertama, saya mulai merintis usaha dan di tahun 2022, saya mulai mengajak teman-teman untuk belajar menjahit,” tambahnya.
Sebagai pemuda pelopor, Alda menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kukar dan Kalimantan Timur. Pencapaiannya di bidang pendidikan dan keterampilan menjahit menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, generasi muda bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat. (Adv).










.jpg)
