- Turnamen Voli Putri Bontang Jadi Wadah Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
- Kapal Fiber dan Jaring Gillnet Disiapkan, DKP3 Bontang Dorong Produktivitas KUB Nelayan
- DKP3 Perkuat Pengawasan Distribusi MBG, Pastikan Makanan Aman hingga Diterima Siswa
- Pemkot Serahkan Penanganan Sengketa Kapal Roro ke Kejaksaan, Neni: Itu Aset Pemerintah
- DKP3 Dorong Produktivitas Peternakan, Bantuan Kambing dan Pakan Difokuskan untuk Pengembangan Ternak
- DKP3 Libatkan Lintas OPD Susun FSVA 2026, Data Ketahanan Pangan Tiap Kelurahan Diverifikasi
- Libatkan Pelajar dalam Perintis Anti Narkoba, Wali Kota Bontang Pastian Pengurus Bebas Narkoba
- DKP3 Gandeng Universitas Brawijaya Kembangkan BONTAMI, Perkuat Hilirisasi Rumput Laut Bontang
- DP3AKB Bontang Sosialisasikan Aplikasi Si SAKA, Permudah Masyarakat Laporkan Dugaan Kekerasan
- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
Afif Soroti Kekurangan Infrastruktur Sekolah dan Tempat Ibadah di Samarinda

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kaltim, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, menyoroti masih kurangnya infrastruktur pendidikan di Kota Samarinda.
Menurutnya, banyak gedung sekolah yang kondisinya tidak layak pakai, sehingga mengganggu proses belajar-mengajar.
“Banyak sekolah yang belum memadai. Ada juga bangunan yang sudah tidak layak digunakan,” ungkap Afif dalam keterangannya baru-baru ini.
Tidak hanya sektor pendidikan, Afif juga menyoroti kondisi tempat ibadah di Samarinda. Ia menyebut banyak langgar, musala, dan tempat ibadah lainnya yang memerlukan revitalisasi agar dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beribadah.
“Beberapa tempat ibadah kondisinya sudah tidak layak pakai. Hal ini harus menjadi perhatian, karena kenyamanan beribadah adalah hak masyarakat,” tambahnya.
Afif berkomitmen untuk menyuarakan permasalahan ini kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ia menegaskan bahwa Samarinda membutuhkan perhatian lebih untuk memperbaiki infrastruktur, baik di bidang pendidikan maupun tempat ibadah.
“Pemprov Kaltim perlu memberikan bantuan agar infrastruktur di Samarinda bisa lebih baik. Pendidikan dan tempat ibadah sama-sama menjadi prioritas untuk mendukung masyarakat,” tegasnya.
Afif berharap, dengan adanya perhatian yang lebih besar dari pemerintah, fasilitas publik di Samarinda dapat segera diperbaiki. Menurutnya, infrastruktur yang memadai adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (Fai/Adv/DPRDKaltim)










.jpg)
