- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
1.912 Orang di PPU Pengangguran, DPRD Dorong Pemkab Sediakan Lapangan Kerja Minim Risiko

Keterangan Gambar : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani . (*)
ANALOGNEWS.id, PPU - Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencapai 1.912 orang per Desember 2024.
Berdasarkan keterangan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, tingginya angka pengangguran ini diduga dikarenakan banyaknya angkatan kerja muda yang enggan mengambil pekerjaan yang berisiko, salah satunya adalah toko modern.
Sebab, angkatan kerja muda takut menghadapi konsekuensi atas tanggung jawabnya apabila terjadi selisih nota penjualan dan barang hilang saat menjalankan pekerjaan. Apalagi mengingat, gaji yang ditetapkan relatif rendah sehingga banyak angkatan kerja muda yang memutuskan untuk tidak bekerja.
Baca Lainnya :
- Petani Sulit Akses Pupuk, Haryono Dorong Mekanisme Distribusi Khusus0
- Jalan Tani Jadi Aspirasi Utama Petani Penajam, Haryono Minta Pemerintah Segera Akomodir0
- RTRW Jadi Sorotan Komisi I Sebagai Dasar Investasi Berkelanjutan0
- DPRD PPU Dorong Percepatan Penetapan Tapal Batas untuk Pemekaran Wilayah0
- Komisi I DPRD PPU Soroti Lambannya Progres Kajian Pemekaran Desa dan Kecamatan0
Perihal ini tentu mendapat perhatian dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani yang berupaya mendorong Disnakertrans untuk menyediakan lapangan pekerjaan yang berisiko rendah.
“Kami dari DPRD tentu mendorong agar pemerintah daerah dapat menyediakan lapangan kerja yang layak dan minim risiko,” ucap Bijak belum lama ini.
Menurutnya, pemerintah daerah harus memikirkan solusi terbaik untuk menarik minat angkatan kerja muda agar memiliki motivasi bekerja, sehingga angka pengangguran di PPU menurun.
"Sejauh ini upaya yang dilakukan pemerintah masih on proses atau berjalan dan banyak hal-hal yang perlu dibenahi. Tapi kembali lagi setiap pekerjaan pasti memiliki risiko, maka yang berhak menentukan pilihan adalah pencari kerja itu sendiri,” pungkasnya. (*)










.jpg)
