- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel Dorong Kemandirian Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal di PEDA XI

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, saat menyampaikan pandangan strategis terkait kemandirian pangan berbasis sumber daya lokal dalam temu wicara PEDA XI KTNA 2025 di Kutai Barat. (Foto: Humas DPRD Kaltim)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, hadir sebagai narasumber dalam temu wicara strategis pada Pekan Daerah (PEDA) XI Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kaltim 2025, Sabtu (21/6) di Taman Budaya Sendawar, Kutai Barat. Acara yang diikuti lebih dari 1.700 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim ini membahas kebijakan legislatif dan fasilitasi untuk mewujudkan kemandirian pangan berbasis potensi lokal.
Dalam paparan, Ekti menegaskan peran aktif DPRD dalam memperkuat kebijakan pangan melalui legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Ia menyoroti tantangan struktural, seperti keterbatasan kewenangan DPRD dalam hal subsidi pupuk, alat pertanian, dan akses pasar yang sebagian besar menjadi kewenangan eksekutif maupun pemerintah pusat.
Meski demikian, DPRD terus mendorong revisi regulasi dan advokasi anggaran yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan petani.
Baca Lainnya :
- Komisi IV DPRD Kaltim Kunjungi PT Kalimantan Ferro Industry, Tegaskan Pengawasan CSR dan Keselamatan0
- Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polda Kaltim Gelar Turnamen Sepak Bola dan Lomba Menembak0
- PEDA XI KTNA Kaltim Resmi Dibuka, DPRD dan Gubernur Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan0
- DPRD dan Gubernur Kaltim Tinjau Jalan Poros Kukar-Kubar Prioritas Infrastruktur0
- DPRD Kaltim Perkuat Sinergi dengan Polda dalam Jaga Kamtibmas0
Ekti juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pusat agar kebijakan pangan tidak tumpang tindih dan tepat sasaran.
Ia mengajak komunitas tani dan nelayan aktif menyuarakan aspirasi dalam penyusunan kebijakan yang berpihak pada pelaku utama pertanian dan perikanan.
Ekti berharap PEDA KTNA menjadi ruang strategis untuk menjadikan Kaltim tidak hanya penyangga IKN, tetapi juga contoh provinsi mandiri pangan.
Dalam sesi diskusi, berbagai aspirasi disampaikan terkait infrastruktur, teknologi, dan pemasaran produk lokal, yang menurut Ekti akan menjadi perhatian dalam pengalokasian anggaran daerah. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
