- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Rencana Renovasi Layanan Pasar Tamrin, DPM-PTSP Bontang: Langkah Permudah Layanan
_(16)_9.jpg)
ANALOG NEWS - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang akan merenovasi loket pelayanan mereka di Mall Pelayanan Publik (MPP) Pasar Taman Rawa Indah untuk meningkatkan kenyamanan publik dalam mengurus perizinan.
Kepala DPM-PTSP Bontang, Aspiannur, melalui Koordinator Perizinan DPM-PTSP Bontang, Febtri Manik, menyatakan bahwa rencana renovasi ini akan diajukan dalam rancangan anggaran perubahan 2024.
Febtri Manik menjelaskan, beberapa perbaikan dan tambahan akan dilakukan di loket pelayanan MPP Pasar Taman Rawa Indah, seperti penataan ulang loket, penambahan pendingin dan pengharum ruangan, serta furnitur seperti meja dan kursi.
Baca Lainnya :
- Program PTSP Menyapa Bantu Pencapaian Target NIB0
- Penerbitan NIB DPM-PTSP Bontang Lampaui Target, Basri: Luar Biasa0
- DPM-PTSP Bontang Lampaui Target Penerbitan NIB di 20240
- DPM-PTSP Bontang Jelaskan Kondisi Pasca Migas, Ini Tanggapan Basri0
- DPMPTSP Bontang: Perlu Pertimbangkan Potensi Wilayah Industri Pasca Migas0
Tujuan utamanya adalah membuat loket pelayanan lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat.
"Kami berencana mengajukan renovasi pada perubahan anggaran 2024 ini. Kami ingin loket pelayanan menjadi tempat yang nyaman dan representatif untuk pengurusan izin," kata Febtri.
Selain renovasi loket pelayanan di MPP Pasar Taman Rawa Indah, DPM-PTSP juga mempertimbangkan kemungkinan memindahkan seluruh staf dari kantor di Jalan Awang Long.
Prinsip pelayanan satu pintu adalah menggabungkan seluruh jenis perizinan di satu lokasi.
Idealnya, loket perizinan berada di lantai dasar, sementara kantor di lantai atasnya agar semuanya terintegrasi.
"Saat ini, kantor kami terpisah. Kantor berada di Jalan Awang Long, sementara MPP di Pasar Taman Rawa Indah. Namun, ini masih dalam pertimbangan," jelas Febtri.
Dalam jangka panjang, DPM-PTSP berencana mengajukan pembangunan MPP yang lebih representatif kepada pemerintah.
Menurut Febtri, kondisi Pasar Taman Rawa Indah kurang ideal sebagai MPP. Idealnya, MPP berada di pusat kota yang mudah diakses oleh semua orang. Lantai dasar digunakan untuk gabungan loket perizinan dan kebutuhan publik lainnya seperti izin usaha, PLN, PDAM, dan perbankan.
Ruangannya juga harus nyaman dan ramah bagi semua, termasuk difabel. Hal ini sulit dipenuhi di Pasar Taman Rawa Indah.
"Pasar tersebut memang diperuntukkan sebagai pasar, bukan MPP. Namun, rencana pembangunan MPP yang baru masih dalam jangka panjang karena membutuhkan dana yang tidak sedikit," tambahnya.
Febtri menambahkan, "Saat ini, kami fokus memperbaiki yang ada. Intinya, kami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat." (ADV)










.jpg)
