Breaking News
- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Permasalahan Aset Pemprov Kaltim Kembali Disorot, DPRD Dorong Pembentukan Pansus

Keterangan Gambar : Rapat Paripurna ke-21 DPRD Kaltim. (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA - Persoalan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali mencuat dalam Rapat Paripurna ke-21 DPRD Kaltim yang digelar pada Selasa (1/7/2025). Anggota Komisi IV, Sarkowi V Zahry, menegaskan perlunya pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Aset untuk menuntaskan berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan.
Dalam interupsinya, Sarkowi menyampaikan bahwa DPRD kerap menerima berbagai keluhan terkait pengelolaan aset, khususnya aset yang merupakan limpahan dari perubahan kewenangan antara kabupaten/kota ke provinsi.
“Kita sering menerima aspirasi terkait aset, termasuk yang merupakan peninggalan dari perubahan kewenangan. Sampai sekarang masih menyisakan ketidakberesan,” ujarnya di hadapan pimpinan dewan.
Ia juga mengingatkan bahwa persoalan aset daerah kembali menjadi temuan penting dalam laporan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Karena itu, menurutnya, DPRD harus mengambil langkah serius dan konkret.
“Sejauh ini mungkin bisa diberikan informasi, bagaimana kelanjutan rencana pembentukan Pansus Aset? Apakah sudah dibicarakan dengan Gubernur atau masih dalam tahap koordinasi?” tanya Sarkowi.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, memastikan bahwa proses pembentukan Pansus Aset sedang berjalan. Ia menyebutkan bahwa setiap fraksi telah diminta mengajukan nama perwakilan anggotanya.
“Soal pansus, Pak Sarkowi, saat ini sedang berproses. Kita sudah minta kepada masing-masing fraksi untuk mengirimkan nama-nama anggotanya. Insya Allah dalam waktu dekat akan kami informasikan,” jelas Hasanuddin.
Meskipun belum merinci batas waktu pembentukan pansus, Hasanuddin menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut dan menyampaikan perkembangannya secara terbuka.
Permasalahan aset menjadi salah satu catatan penting dalam tata kelola pemerintahan di Kaltim. DPRD berharap pembentukan pansus dapat menjadi solusi jangka panjang dalam penataan dan optimalisasi aset daerah secara transparan dan akuntabel. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpg)
