- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Pemkab Kukar Berhasil Turunkan Angka Stunting

Keterangan Gambar : Foto: Bupati Kukar, Edi Damansyah.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah mencatatkan penurunan angka stunting yang signifikan.
Menurut Bupati Kukar Edi Damansyah, lada tahun 2023, angka stunting di Kukar berhasil diturunkan hingga mencapai 16,73 persen, sebuah penurunan drastis dari 27,10 persen pada tahun sebelumnya.
Kesuksesan ini berdasarkan data survei kesehatan Indonesia tahun 2023, yang menunjukkan penurunan sebesar 10,37 persen dalam satu tahun.
Baca Lainnya :
- Program Rp 50 Juta Satu RT di Kukar Berlanjut0
- Program Pamsimas Bawa Harapan Baru bagi Masyarakat Muara Kaman0
- Program BKKD di Kukar Terkendala SDM 0
- Tri Joko Kuncoro Apresiasi Kegiatan Sosialiasi Empat Pilar di Maluhu0
- Pemerintah Kecamatan Sebulu Alokasikan Rp 18 Miliar untuk Program Pembangunan Infrastruktur 0
“Tahun 2023 menurun signifikan angka stunting di Kukar,” kata Bupati Kukar, Edi Damansyah, Jumat (15/3/2024).
Kata dia, pencapaian ini tidak lepas dari pembangunan infrastruktur fasilitas layanan kesehatan yang masif. Termasuk di dalamnya adalah pembangunan dan rehabilitasi 26 unit posyandu di berbagai kecamatan, serta peningkatan dan standarisasi peralatan di 794 unit posyandu yang ada.
Selain itu, pembangunan dan rehabilitasi 16 unit puskesmas dan 27 puskesmas pembantu (pusban) juga menjadi bagian dari upaya tersebut.
Edi juga mengatakan bahwa pembangunan gedung baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit Kukar yang telah mencapai 91 persen dan pembangunan rumah sakit di Kecamatan Muara Badak, Desa Tanjung Limau, yang akan dilanjutkan pada tahap kedua tahun ini.
Pemkab Kukar telah merencanakan kelanjutan pembangunan infrastruktur fasilitas layanan kesehatan untuk tahun 2024, yang termasuk dalam Rencana Kerja Prioritas Daerah. Rencana tersebut mencakup pembangunan dua unit puskesmas baru, 14 unit pusban baru, 32 unit posyandu, dan pembangunan tahap kedua rumah sakit Muara Badak.
“Terimakasih program Raga Pantas yang konsisten dilakukan, didukung infrastruktur layanan kesehatan dengan penanganan stunting,” ujar Edi. (Adv)










.jpg)
