- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Program Rp 50 Juta Satu RT di Kukar Berlanjut

Keterangan Gambar : Foto: Kepala DPMD Kukar, Arianto.
ANALOGNEWS.id, KUKAR - Program 50 juta per Rukun Tetangga (RT) di Kukar terus berlanjut di 2024. Hal ini merupakan upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto menyebutkan program tersebut bakal direalisasikan Maret ini.
Arianto menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada efisiensi administratif yang dilakukan oleh kelompok kerja (pokja) RT dan pemerintah desa.
Baca Lainnya :
- Program Pamsimas Bawa Harapan Baru bagi Masyarakat Muara Kaman0
- Program BKKD di Kukar Terkendala SDM 0
- Tri Joko Kuncoro Apresiasi Kegiatan Sosialiasi Empat Pilar di Maluhu0
- Pemerintah Kecamatan Sebulu Alokasikan Rp 18 Miliar untuk Program Pembangunan Infrastruktur 0
- Desa Kerta Buana Gelar Pertunjukan Ogoh-Ogoh0
Kata dia, Arianto realisasi anggaran ini akan tercapai jika pengurusan administrasi di tingkat desa, PPK, atau Pokja RT dapat dipercepat.
“Pokja RT harus menyelesaikan laporan atau Surat Pertanggungjawaban (SPJ) pelaksanaan tahun sebelumnya agar dana dapat ditagihkan,” kata Arianto, Jumat (15/3/2024).
Program ini tidak hanya sekedar distribusi dana, tetapi juga mengalami perubahan dalam petunjuk teknis, termasuk penambahan anggaran untuk kegiatan gotong royong dan peringatan hari besar. Hal ini menunjukkan adaptasi program terhadap kebutuhan aktual masyarakat.
Bupati Kukar, kata Arianto akan memantau dan mengevaluasi program ini, yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung kegiatan masyarakat di lingkungan RT.
“Dari evaluasi yang kami lakukan, program ini harus lebih terarah untuk membantu desa atau kelurahan dalam mengatasi masalah kemiskinan dan stunting, yang merupakan bagian dari program nasional,” ujar Arianto.
Dengan harapan tinggi, Arianto berharap program ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat sehingga kegiatan yang dilaksanakan melalui program ini benar-benar tepat sasaran.
“Pengawasan program ini juga diperkuat dengan bantuan pendamping desa, untuk memastikan bahwa setiap kegiatan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv)










.jpg)
