- Aris Nur Huda: Saatnya Munas HIPMI XVIII Digelar di Kaltim
- Kutim Raih Penghargaan Arindama Infrastruktur di HUT ke-69 Kaltim
- Transaksi Sabu di Tanjung Laut Indah, Pemuda di Bontang Diciduk Polisi
- Ojol Bontang Minta WiFi hingga WC, Pemkot Janji Bangun Fasilitas Khusus pada 2027
- 4 Wilayah di Bontang Terendam Banjir, Guntung Paling Parah
- BPC HIPMI Samarinda dan Bandara APT Pranoto Dorong Produk UMKM Lokal Naik Kelas
- DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Edukasi Keluarga sebagai Faktor Penghambat Penurunan Stunting
- Celni Soroti Lonjakan Jumlah Anak Pindahan, Minta Pemerintah Benahi Distribusi Siswa Antarwilayah
- Ledakan Tren Digital Pengaruhi Perilaku Sosial, DPRD Samarinda Minta Pemkot Perkuat Literasi dan Ana
- DPRD Samarinda Ingin Arah Pembangunan Kota Lebih Visioner dan Terintegrasi
Komisi IV DPRD Kaltim Tinjau RSUD AWS Samarinda Usai Kebakaran, Tekankan Evaluasi Sistem Keamanan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry . (Foto: Ist)
ANALOGNEWS.id, SAMARINDA – Insiden kebakaran yang melanda ruang pertemuan fisioterapi anak di lantai 2 Poliklinik RSUD Abdoel Wahab Syahrani (AWS) Samarinda, Selasa dini hari (29/7/2025), mendorong Komisi IV DPRD Kalimantan Timur turun langsung meninjau lokasi. Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WITA dan meski tidak meluas, peristiwa ini menjadi perhatian serius wakil rakyat.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry, menilai insiden di rumah sakit rujukan utama di Kaltim ini menjadi alarm penting bagi sistem keamanan dan keselamatan gedung layanan publik. Ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap instalasi listrik dan sistem proteksi kebakaran.
“Kejadiannya memang terbatas di satu ruangan, tapi ini bukti bahwa pengawasan dan pengecekan rutin belum maksimal. Jangan sampai kecolongan lagi,” kata Sarkowi saat ditemui di lobi RSUD AWS, Rabu (30/7/2025).
Baca Lainnya :
- DPRD Kaltim Sidak RSUD AWS Samarinda Usai Kebakaran, Tekankan Evaluasi Sistem Keamanan dan Pelayanan0
- Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Serukan Perhatian pada Kesehatan Mental Orang Tua0
- Salehuddin Apresiasi Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara di Samarinda0
- Harga Beras di Long Apari Capai Rp1,2 Juta per Karung, DPRD Kaltim Soroti Masalah Transportasi0
- Ekti Imanuel Tegaskan Anggaran Media Pemprov Kaltim Tetap Ada0
Sarkowi menekankan pihak manajemen rumah sakit perlu menjadikan peristiwa ini sebagai momentum perbaikan sistem keamanan. Ia juga mengusulkan agar seluruh fasilitas publik menjalani pemeriksaan berkala, terutama instalasi listrik dan alarm kebakaran.
“Penting dilakukan audit sistem keamanan secara menyeluruh, termasuk memastikan CCTV dan alat pemadam berfungsi. Rumah sakit tak boleh lengah karena menyangkut nyawa pasien,” tegasnya.
Politisi Golkar itu menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) perlu menggandeng OPD lain dalam pelatihan kebencanaan. Setiap instansi sebaiknya memiliki staf yang dibekali kemampuan tanggap darurat.
“Jangan hanya mengandalkan Damkar. OPD-OPD lain harus punya personel yang tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran atau bencana,” jelas Sarkowi.
Ia berharap insiden di RSUD AWS tidak dianggap sebagai kejadian biasa, tetapi menjadi pelajaran bagi seluruh instansi untuk memperketat sistem keamanan dan keselamatan di lingkungan kerja. (SRA/ADV/DPRDKALTIM)










.jpg)
