- HAN 2026, Pemkot Bontang dan BAZNAS Beri Dukungan bagi 300 Anak
- Bimbingan Pra Nikah Remaja, Pemkot Bontang Dorong Pelajar Fokus Siapkan Masa Depan
- HUT ke-36 PW-BKAG Bontang, Agus Haris Dorong Perempuan Perkuat Pelayanan Sosial
- Pusdiklat Paskibraka Bontang Dimulai, Agus Haris Tekankan Pembentukan Karakter
- Harganas ke-33, Wali Kota Bontang Soroti Pentingnya Kehadiran Ayah dalam Keluarga
- Wali Kota Bontang Pastikan 11 Rekomendasi BPK Masih Dikawal hingga Tuntas
- 132 Mahasiswa KKN Kolaborasi Diterjunkan ke 15 Kelurahan di Bontang
- Pemkot Bontang Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi Lewat BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkot Bontang Gandeng Dunia Usaha Jaga Keberlanjutan Jaminan Kesehatan Gratis
- Digitalisasi Transaksi Daerah Bontang Capai 83,4 Persen, Pemkot Perkuat TP2DD
Kirab Budaya Desa Bangun Rejo: Merayakan Warisan 44 Tahun dengan Semangat dan Kreativitas

Keterangan Gambar : Kirab Budaya merayakan ulang tahun yang ke-44 . (Ist)
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG - Di bawah langit cerah, Desa Bangun Rejo di Kecamatan Tenggarong Seberang merayakan ulang tahunnya yang ke-44 dengan sebuah Kirab Budaya yang penuh warna. Acara yang berlangsung di Alun-alun Garuda Emas ini disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Akhmad Taufik Hidayat serta Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, pada Rabu (15/5).
Kirab Budaya kali ini tidak hanya diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dari anak-anak TK hingga SMA, tetapi juga melibatkan seluruh RT se-Desa Bangun Rejo. Penampilan kelompok masyarakat dan mobil hias yang menyerupai gunungan hasil pertanian menjadi daya tarik utama dalam perayaan tersebut.
Dalam sambutannya, Akhmad Taufik Hidayat yang membacakan pesan dari Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, mengucapkan selamat ulang tahun kepada Desa Bangun Rejo. “Saya selaku Pimpinan beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Desa Bangun Rejo yang kini telah memasuki usia 44 tahun,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.
Baca Lainnya :
- Perjuangan Kutai Kartanegara untuk Keadilan Dana Bagi Hasil Migas di Tengah Tantangan IKN0
- Fokus pada Perbaikan: Evaluasi Program Pertanian dan Infrastruktur Kukar 20240
- DKPP Pecat Ketua KPU Hasyim Asy’ari karena Kasus Asusila0
- Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari Dipecat DKPP Akibat Pelanggaran Kode Etik0
- Bupati Kukar Tegaskan Komitmen Penurunan Stunting Lewat Kunjungan ke RSUD AM Parikesit0
Taufik menambahkan bahwa usia 44 tahun merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. "Berbagai kemajuan pembangunan dan prestasi yang telah diraih tentu pantas untuk diapresiasi, termasuk juga dengan penyelenggaraan Kirab Budaya ini," katanya.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebuah upaya untuk mengangkat keunikan dan identitas lokal. Dengan berbagai penampilan yang unik, menarik, dan kreatif, festival ini berhasil menjaga tradisi dan kekayaan budaya setempat.
“Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan kegiatan Kirab Budaya ini dan berharap agar kegiatan ini maupun kegiatan sejenis lainnya dapat terus dilaksanakan hingga waktu-waktu berikutnya,” tutur Taufik.
Keberlanjutan pembangunan di Desa Bangun Rejo menjadi fokus utama, dengan Taufik menekankan bahwa pembangunan yang telah dimulai harus terus berlanjut. “Kita bersyukur 23 program dedikasi yang kita canangkan telah terealisasi tepat waktu. Kita juga bersyukur bahwa ikhtiar yang kita lakukan mendapat apresiasi dan dukungan yang besar dari berbagai lapisan masyarakat,” sebutnya.
Kirab Budaya ini tidak hanya merayakan sejarah panjang Desa Bangun Rejo, tetapi juga menegaskan semangat dan dedikasi masyarakatnya untuk terus maju dan menjaga warisan budaya yang mereka miliki. Di bawah langit Tenggarong Seberang, desa ini menunjukkan bahwa warisan dan inovasi dapat berjalan beriringan, membawa harapan dan kebanggaan bagi semua. (Adv)










.jpg)
