- Pemkot Bontang Pastikan APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal
- DKP3 Bontang Bekali Nelayan Pengetahuan Mitigasi Bencana untuk Kurangi Risiko di Laut
- DKP3 Bontang Perkuat Sinergi Perluas Akses Permodalan bagi Pelaku Usaha Sektor Pangan
- DKP3 Bontang Sinkronkan Data Pupuk Bersubsidi, Pastikan Distribusi Sesuai Kebutuhan Petani
- DKP3 Bontang Terapkan Penyaluran Benih Ikan Bertahap untuk Jaga Siklus Produksi Pembudidaya
- DKP3 Bontang Cek Langsung Lokasi Budidaya Ikan Sebelum Tetapkan Penerima Bantuan
- DKP3 Libatkan Kelompok Tani Dukung Pencegahan Stunting Lewat Bantuan Ayam Petelur
- DKP3 Bontang Verifikasi Bantuan Jaring, Pastikan Sesuai Kebutuhan Nelayan
- DKP3 Bontang Perkuat Pelaporan Sisa Pangan SPPG untuk Evaluasi Program MBG
- Pemkot Bontang Perluas Transaksi Non-Tunai, Tiga OPD Terima Perangkat Pembayaran Digital
Kirab Budaya Desa Bangun Rejo: Merayakan Warisan 44 Tahun dengan Semangat dan Kreativitas

Keterangan Gambar : Kirab Budaya merayakan ulang tahun yang ke-44 . (Ist)
ANALOGNEWS.id, TENGGARONG - Di bawah langit cerah, Desa Bangun Rejo di Kecamatan Tenggarong Seberang merayakan ulang tahunnya yang ke-44 dengan sebuah Kirab Budaya yang penuh warna. Acara yang berlangsung di Alun-alun Garuda Emas ini disaksikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Akhmad Taufik Hidayat serta Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, pada Rabu (15/5).
Kirab Budaya kali ini tidak hanya diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dari anak-anak TK hingga SMA, tetapi juga melibatkan seluruh RT se-Desa Bangun Rejo. Penampilan kelompok masyarakat dan mobil hias yang menyerupai gunungan hasil pertanian menjadi daya tarik utama dalam perayaan tersebut.
Dalam sambutannya, Akhmad Taufik Hidayat yang membacakan pesan dari Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, mengucapkan selamat ulang tahun kepada Desa Bangun Rejo. “Saya selaku Pimpinan beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Desa Bangun Rejo yang kini telah memasuki usia 44 tahun,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.
Baca Lainnya :
- Perjuangan Kutai Kartanegara untuk Keadilan Dana Bagi Hasil Migas di Tengah Tantangan IKN0
- Fokus pada Perbaikan: Evaluasi Program Pertanian dan Infrastruktur Kukar 20240
- DKPP Pecat Ketua KPU Hasyim Asy’ari karena Kasus Asusila0
- Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari Dipecat DKPP Akibat Pelanggaran Kode Etik0
- Bupati Kukar Tegaskan Komitmen Penurunan Stunting Lewat Kunjungan ke RSUD AM Parikesit0
Taufik menambahkan bahwa usia 44 tahun merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. "Berbagai kemajuan pembangunan dan prestasi yang telah diraih tentu pantas untuk diapresiasi, termasuk juga dengan penyelenggaraan Kirab Budaya ini," katanya.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebuah upaya untuk mengangkat keunikan dan identitas lokal. Dengan berbagai penampilan yang unik, menarik, dan kreatif, festival ini berhasil menjaga tradisi dan kekayaan budaya setempat.
“Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan kegiatan Kirab Budaya ini dan berharap agar kegiatan ini maupun kegiatan sejenis lainnya dapat terus dilaksanakan hingga waktu-waktu berikutnya,” tutur Taufik.
Keberlanjutan pembangunan di Desa Bangun Rejo menjadi fokus utama, dengan Taufik menekankan bahwa pembangunan yang telah dimulai harus terus berlanjut. “Kita bersyukur 23 program dedikasi yang kita canangkan telah terealisasi tepat waktu. Kita juga bersyukur bahwa ikhtiar yang kita lakukan mendapat apresiasi dan dukungan yang besar dari berbagai lapisan masyarakat,” sebutnya.
Kirab Budaya ini tidak hanya merayakan sejarah panjang Desa Bangun Rejo, tetapi juga menegaskan semangat dan dedikasi masyarakatnya untuk terus maju dan menjaga warisan budaya yang mereka miliki. Di bawah langit Tenggarong Seberang, desa ini menunjukkan bahwa warisan dan inovasi dapat berjalan beriringan, membawa harapan dan kebanggaan bagi semua. (Adv)










.jpg)
